EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN PUSKESMAS MAMPU PONED JATIROGO KABUPATEN TUBAN

RUKMINI, 100431310 (2006) EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN PUSKESMAS MAMPU PONED JATIROGO KABUPATEN TUBAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-rukmini-2323-fkm610-k.pdf

Download (382kB)
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-rukmini-2323-fkm61_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu kebijakan Departemen Kesehatan Republik Indonesia dalam akselerasi penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi adalah dengan menyediakan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal melalui Puskesmas mampu Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergency Dasar (PONED), dengan harapan mampu memberikan pelayanan obstetri dan neonatal emergency dasar sesuai dengan kewenangannya. Berdasarkan laporan program KIA Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tuban bahwa rujukan kasus komplikasi obstetri dan neonatal oleh bidan ke Puskesmas mampu PONED Jatirogo masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Puskesmas mampu PONED Jatirogo Kabupaten Tuban. Metode penelitian menggunakan metode riset evaluatif. Sebagai unit analisis penelitian adalah Puskesmas mampu PONED Jatirogo Kabupaten Tuban. Obyek penelitian adalah dokumen perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil cakupan kegiatan. Responden adalah petugas tim PONED dan bidan perujuk yang terdiri dari bidan di desa dan bidan Puskesmas bukan tim PONED di wilayah Puskesmas Jatirogo, Kebonharjo dan Kenduruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) tingkat motivasi petugas sebagian besar berada pada tingkatan motif prestasi, 2) persepsi bidan perujuk tentang kemampuan petugas tim PONED sebagian besar menilai kurang baik, 3) persepsi bidan perujuk tentang kelengkapan fasilitas dan peralatan di Puskesmas mampu PONED sebagian besar menilai baik, 4) pola rujukan kasus sebagian besar ke rumah sakit, 5) Dui Odds Ratio menunjukkan ada perbedaan persepsi bidan perujuk tentang kemampuan petugas tim PONED terhadap pola rujukan : a) bidan perujuk yang mempunyai persepsi kurang baik cenderung merujuk ke rumah sakit b) bidan perujuk yang mempunyai persepsi baik cenderung merujuk ke Puskesmas mampu PONED Jatirogo, 6) secara umum pelaksanaan proses manajemen Puskesmas mampu PONED belum sesuai standart, 7) tingkat adequasi of performance (AOP) kasus komplikasi obstetri dan neonatal serta adequasi of effort (AOE) masih rendah. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa yang menyebabkan rendahnya tingkat AOP dan AOE, karena persepsi bidan perujuk yang kurang baik tentang kemampuan petugas tim PONED dan kurang baiknya pengelolaan fungsi manajemen Puskesmas mampu PONED Jatirogo. Saran ditujukan kepada Dinas kesehatan dan Tim PONEK untuk meningkatkan kemampuan petugas tim PONED melalui pelatihan atau penyegaran pelatihan dan pembinaan secara intensif. Saran kepada Puskesmas agar melakukan penyebarluasan informasi kepada sasaran, melakukan koordinasi dengan lintas program dan lintas sektor dalam upaya meningkatkan cakupan kunjungan Puskesmas mampu PONED Jatirogo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 61/06 Ruk e
Uncontrolled Keywords: Motivasi petugas, sistem rujukan bidan, evaluasi, Puskesmas mampu PONED.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RUKMINI, 100431310UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorStefanus Supriyanto, Prof., Dr., dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 29 Sep 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22154
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item