HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN TINGKAT KELELAHAN KERJA SUBYEKTIF PADA PERAWAT (Studi di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten Bojonegoro)

VIKA TRI NURHAYATI, 100210981 (2006) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN TINGKAT KELELAHAN KERJA SUBYEKTIF PADA PERAWAT (Studi di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten Bojonegoro). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-nurhayativ-2457-fkm124-k.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-nurhayativ-2457-fkm124_-6.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan kerja merupakan hal yang normal terjadi setiap hari. Kelelahan didefinisikan sebagai perubahan pada mekanisme kontrol psiko-fisiologis yang mengatur perilaku tugas, dihasilkan dari usaha mental dan / fisik yang kemudian menjadi beban dimana seseorang tidak bisa lagi memenuhi tuntutan yang dibutuhkan fungsi mental pekerjaan, atau bahwa individu tersebut mampu memenuhi tuntutan tersebut dengan kompensasi usaha peningkatan mental (F J H Van Dijk dan G M H Swaen, 2003). Terdapat beberapa penyebab terjadinya kelelahan kerja antara lain yaitu keadaan monoton, beban kerja, keadaan lingkungan, dan faktor psikologis. Penyebab lain yang dapat mendukung terjadinya kelelahan kerja adalah usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, masa kerja, kesempatan beristirahat, lama tidur, kondisi kesehatan, dan tipe kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara karakteristik individu yang berupa usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, masa kerja, kesempatan beristirahat, lama tidur, kondisi kesehatan, dan tipe kepribadian dengan tingkat kelelahan kerja subjektif pada perawat. Penelitian ini bersifat observasional dimana peneliti hanya melakukan observasi dan pengukuran raja tanpa memberikan perlakuan pada responden. Berdasarkan waktu pelaksanaan tergolong sebagai penelitian cross sectional, dan apabila dilihat dan cara menganalisis data merupakan penelitian analitik. Tingkat kelelahan kerja subjektif diukur dengan menggunakan 30 panduan pertanyaan dari Industrial Fatigue Research Committee. Populasi penelitian adalah perawat yang bertugas di Instalasi Rawat Inap RSU Unit Swadana Daerah Bojonegoro yang berjumlah 70 perawat. Sampel diambil dari populasi dengan cara Simple Random Sampling sehingga didapatkan 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56,70% perawat mengalami kelelahan kerja subjektif pada tingkat cukup lelah, 38,30% perawat mengalami kelelahan kerja subjektif pada tingkat sangat lelah dan 5,00% sisanya tidak mengalami kelelahan kerja subjektif Dan basil analisa data terdapat hubungan antara karakteristik individu yang berupa status pernikaha.n (p=0,020), pendidikan (p=0,033) dan tipe kepribadian (p=0,000) dengan tingkat kelelahan kerja subjektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 124/06 Nur h
Uncontrolled Keywords: tingkat kelelahan kerja subjektif, karakteristik individu, individual characteristics, subjective fatigue level.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
VIKA TRI NURHAYATI, 100210981UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTjipto Suwandi, Prof., Dr., dr., M.OH., SpOkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 06 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22158
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item