HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS TERAPI DAN FAKTOR KELUARGA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TERAPI PADA ANAK AUTISME (Studi Kasus di Cakra Autisme Terapi dan Galuh Handayani Surabaya)

MINUK MINTOWATI, 100211008 (2006) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS TERAPI DAN FAKTOR KELUARGA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TERAPI PADA ANAK AUTISME (Studi Kasus di Cakra Autisme Terapi dan Galuh Handayani Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-mintowatim-2539-fkm175-k.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-mintowatim-2539-fkm175_-6.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif yang gejalanya mulai tampak pada anak sebelum umur 3 tahun. Saat ini jumlah penyandang autisme mengalami peningkatan yang amat pesat. Penyandang autisme dapat kembali normal dengan memberikan metode terapi yang tepat dan terpadu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan intensitas terapi dan faktor keluarga dalam menunjang keberhasilan terapi pada anak autismenya. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 anak autisme yang bersekolah di Cakra Autisme Terapi dan Galuh Handayani. Variabel betas penelitian adalah lama terapi perminggu dan faktor keluarga (jumlah saudara kandung, tingkat pendidikan orang tua, lama orang tua bekerja, tingkat pengetahuan orang tua tentang autisme, dan peran orang tua). Analisis statistik yang digunakan adalah uji korelasi spearman. Selanjutnya didapatkan signifikansi untuk mengetahui hubungan antar variabel dan nilai rs, untuk mengetahui kuat hubungannya. Hasil penelitian ini didapatkan satu variabel bermakna dari 6 variabel yang diteliti. Variabel tersebut adalah peran orang tua. Sebanyak 74,2% orang tua anak autisme yang diteliti memiliki peran yang baik terhadap anak autismenya. Berdasarkan uji hubungan dengan korelasi spearman dapat diketahui hubungan peran orang tua dengan tingkat keberhasilan terapi pada anak autisme {ρ = 0,023 (ρ<0,05) } , dengan nilai korelasi spearman (rs) sebesar 0,406. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah faktor keluarga yang berhubungan dengan tingkat keberhasilan terapi pada anak autisme adalah peran orang tua. Pengasuhan sehari-hari sangat memegang peranan terhadap perkembangan individu autisme.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 175/06 Min h
Uncontrolled Keywords: Tingkat keberhasilan terapi autisme, intensitas terapi, factor keluarga, the effectiveness of autism therapy, the therapy intensity, family factors
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
MINUK MINTOWATI, 100211008UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22169
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item