HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK RESPONDEN DENGAN KELUHAN SUBYEKTIF MATA PEKERJA PENGELASAN DAN UPAYA PENGENDALIANNYA (Studi di Unit Produksi Balai Yasa Traksi Persero PT. KA Surabaya Gubeng)

DEWI RAHMI HAKIM, 100210986 (2006) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK RESPONDEN DENGAN KELUHAN SUBYEKTIF MATA PEKERJA PENGELASAN DAN UPAYA PENGENDALIANNYA (Studi di Unit Produksi Balai Yasa Traksi Persero PT. KA Surabaya Gubeng). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-hakimdewir-2541-fkm176-6.pdf

Download (345kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-hakimdewir-2541-fkm176_-6.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pekerjaan pengelasan dilakukan pada beberapa usaha industri misalnya industri logam, produsen alat-alat pendingin dan penghangat ruangan, produsen pesawat terbang, perlengkapan transportasi, dan lain sebagainya. Banyak penelitian yang melaporkan bahaya dan dampak dari pekerjaan pengelasan baik yang bersifat akut maupun kronik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pekerja las meliputi umur, masa keja, pendidikan, pengetahuan APM dan kebiasaan memakai APM dengan tingkat keluhan subyektif mata akibat pengelasan dan bagaimana upaya pengendalianya. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian diambil dari populasi dengan menggunakan cara Simple Random Sampling. Wawancara kepada 49 pekerja las sebagai responden. Observasi dan wawancara kepada para pengawas untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang variabel-variabel lainnya. Variabel dalam penelitian ini adalah karakteristik responden sebagai variabel bebas dan tingkat keluhan subyektif mata sebagai variabel tergantung. Distribusi responden berdasarkan keluhan subyektif mata dengan keluhan tidak berat sebesar 69,4 % dan keluhan berat sebasar 30,6 %. Hasil analisis menggunakan uji korelasi somers 'd menunjukkan bahwa karakteristik responden yang berhubungan dengan timbulnya keluhan subyektif mata pekerja pengelasan adalah tingkat pengetahuan tentang APM (ρ = - 0,007, kuat korelasi – 0,425) dan kebiasaan memakai APM (ρ = - 0,796, kuat korelasi 0,000) dengan α = 0,05. Untuk variabel upaya pengendalian terhadap bahaya pengelasan diuraikan secara deskriptif dan menunjukkan basil perlu adanya peningkatan upaya agar lebih baik berdasarkan standart OSHA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerjaan pengelasan merupakan pekerjaan yang berpotensi bahaya bagi keselamatan dan kesehatan. Pekerja dengan tingkat pengetahuan dan kebiasaan menggunakan APM yang baik akan lebih terlindungi dari paparan bahaya las yaitu sinar radiasi dan fume.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 176/06 Hak h
Uncontrolled Keywords: Karakteristik pekerja las, keluhan subyektif mata, upaya pengendalian, welder characteristics, subjective eye complaints, control efforts,
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RE Ophthalmology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
DEWI RAHMI HAKIM, 100210986UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNeffrety Nilamsari, S.Sos., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22171
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item