KONTRIBUSI MIE INSTAN TERHADAP KECUKUPAN GIZI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA KOS (Studi Pada Mahasiawa yang Bertempat Tinggal di Kos-kosan,di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya)

HENNY LAKSMIWATI, 100211016 (2006) KONTRIBUSI MIE INSTAN TERHADAP KECUKUPAN GIZI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA KOS (Studi Pada Mahasiawa yang Bertempat Tinggal di Kos-kosan,di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-laksmiwati-2481-fkm900-k.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-laksmiwati-2481-fkm90_06.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Mie instan merupakan salah satu makanan siap saji yang telah dikonsumsi luas di Indonesia, terutama bagi mahasiswa yang tinggal di kos-kosan. Mie instan mengandung karbohidrat cukup tinggi, namun rendah protein dan zat gizi lainnya. Mie instan dapat menjadi suatu bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan zat gizi, apabila pada saat kita mengkonsumsinya terdapat variasi menu yaitu dengan menambahkan bahan pangan lain (sumber protein hewani dan nabati). Penambahan variasi menu saat mengkonsumsi mie instan dengan bahan pangan lainnya (seperti telur, sayuran, dan sebagainya) penting untuk melengkapi kebutuhan zat gizi yang belum terpenuhi pada mie instan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi energi dan protein dari mie instan terhadap kecukupan gizi dalam hubungannya dengan status gizi mahasiswa kos. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional. Responden dari penelitian ini adalah 60 orang mahasiswa yang bertempat tinggal di kos-kosan, di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner, menggunakan "Metode Food Recall 24 jam ", "Metode Food List ", dan pengukuran Berat Badan serta Tinggi Badan responden. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel frekuensi distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (75%) memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, 60% responden terbiasa mengkonsumsi mie instan 2-3 kali dalam satu minggu. Sekitar 80% responden mengaku memberikan variasi menu saat mengkonsumsi mie instan dengan bahan pangan lainnya (seperti telur, sayuran, dan sebagainya). Berdasarkan hasil penelitian juga dapat diketahui bahwa kontribusi energi dari mie instan (10,35%) terhadap kecukupan gizi, lebih besar dibandingkan dengan kontribusi protein dari mie instan (8,3%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kecukupan energi dengan status gizi (p=0,000 dan α =0,05), namun sebaliknya tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi (p=0,229 dan α =0,05). Untuk itu sangat dianjurkan agar pada saat mengkonsumsi mie instan sebaiknya diberikan variasi menu dengan menambahkan berbagai bahan pangan lainnya, dengan tujuan untuk melengkapi zat gizi yang tidak kita dapatkan dalam mengkonsumsi mie instan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 90/06 Lak k
Uncontrolled Keywords: college students, mie instant, nutritional status.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB2300-2430 Higher education
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HENNY LAKSMIWATI, 100211016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorR.Bambang W, Prof., dr., M.S., M.CN., Ph.D., SpGkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 09 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22181
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item