PENGARUH KUALITAS UDARA RUANGAN BER – AC DI RSUD SIDOARJO TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN SICK BUILDING SYNDROME

RIRIN FITRIANA, 100311251 (2009) PENGARUH KUALITAS UDARA RUANGAN BER – AC DI RSUD SIDOARJO TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN SICK BUILDING SYNDROME. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Ririn Fitriana.pdf

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-fitrianari-8631-fkm139-7.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penggunaan AC dalam ruangan dapat memberikan kenyamanan pada pekerja. Namun perawatan AC yang kurang benar dapat menurunkan kualitas udara dalam ruangan sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi pekerja yaitu Sick Building Syndrome (SBS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas fisik dan mikrobiologi udara dalam ruangan ber- AC terhadap gangguan kesehatan di RSUD Sidoarjo dan mengetahui perbedaan keluhan yang dirasakan oleh tenaga administrasi dan perawat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan Cara observasi, wawancara, dan pengukuran yang meliputi pengukuran suhu, kelembaban udara relatif, kecepatan aliran udara, jumlah koloni kuman, serta jumlah koloni jamur. Jumlah populasi adalah 66 orang dan jumlah sampel yang diambil secara simple random sampling adalah 60 orang (25 tenaga administrasi dan 35 perawat). Data yang diambil selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan tabulasi silang dan secara analitik dengan regresi logistik, chi- square, dan uji T sampel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ruangan melebihi standard Sedangkan kelembaban udara dan kecepatan aliran udara masih memenuhi standard. Sedangkan jumlah koloni kuman dan jumlah koloni jamur melebihi standard. Keluhan yang paling banyak dirasakan oleh tenaga administrasi adalah bersin- bersin (68%), sakit kepala (56%), hidung berair (52%), dan mata pedih (52%) dan keluhan yang paling banyak dirasakan oleh perawat adalah kulit kering (65,7%), sakit kepala (48,6%), mudah lelah (48,6%), dan hidung berair (45,7%). Variabel yang berpengaruh terhadap gangguan kesehatan (keluhan) berupa iritasi hidung adalah suhu (p= 0,041), kecepatan aliran udara (p= 0,022), jumlah koloni bakteri (p= 0,015) dan jumlah koloni jamur atau kapang (p=0,027). Sedangkan variabel yang berpengaruh terhadap keluhan berupa iritasi kulit adalah kelembaban relatif udara (p= 0,012). Dan variabel yang berpengaruh terhadap iritasi mata adalah jumlah koloni bakteri (p= 0,027). Variabel yang lain tidak berpengaruh terhadap keluhan SBS yang timbul (p> 0,05). Terdapat perbedaan keluhan iritasi hidung (p= 0,022) dan iritasi mata (p= 0,003) artara tenaga administrasi dan perawat. Gangguan kesehatan yang lain tidak terdapat perbedaan (p>0,05). Saran yang dapat diberikan adalah pemeriksaan kualitas udara secara berkala, pemberdayaan karyawan untuk meningkatkan hygiene dan sanitasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan karyawan secara berkala, meningkatkan perawatan AC, dan menanam tanaman penyaring udara untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan. Kata kunci: kualitas fisik dan mikrobiologi udara, ruangan kerja ber- AC, rumah sakit, Sick Building Syndrome.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 139/07 Fit p
Uncontrolled Keywords: air conditioned working room, hospital, physical and microbiological air quality
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
T Technology > TH Building construction > TH7005-7669 Heating and ventilation. Air conditioning
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsEmail
RIRIN FITRIANA, 100311251UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ. Mukono, Prof., Dr., H., dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 28 Jan 2009 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 16:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22210
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item