PERBEDAAN PERILAKU PSN DAN KEBERADAAN JENTIK ANTARA DESA ENDEMIS DAN NON ENDEMIS DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIANYAR I KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2008

I GUSTI AYU MANIK SUCITRAWATI, 100630228 (2008) PERBEDAAN PERILAKU PSN DAN KEBERADAAN JENTIK ANTARA DESA ENDEMIS DAN NON ENDEMIS DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIANYAR I KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2008. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sucitrawat-9695-fkm550-k.pdf

Download (138kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-sucitrawat-10374-fkm55-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kasus DBD di Kabupaten Gianyar dari tahun 2005-2007 mengalami peningkatan. ABJ sebesar 89,49 % . Tahun 2006, belum mencapai target nasional  95 %. Wilayah Puskesmas Gianyar I terdiri dari 9 desa/kelurahan, 7 ( 77,8% ) desa/kelurahan endemis DBD. Masalah utama dalam upaya menekan angka kesakitan DBD adalah belum optimalnya upaya peran serta masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk Tujuan penelitian ini untuk mempelajari perbedaan perilaku masyarakat tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Aedes aegypti dan keberadaan jentik pada desa endemis dan non endemis DBD. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah rumah tangga yang dihuni sebagai tempat tinggal di wilayah Kelurahan Gianyar (endemis) dan Desa Serongga (non endemis) sebanyak 84 rumah tangga. Teknik pengambilan sampel dengan cara acak stratifikasi (stratifikasi random sampling ). Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden yaitu : umur responden sebagian besar berumur 22-44 th. Di kelurahan endemis sebagian besar berjenis kelamin laki- laki, sedangkan di desa non endemis sebagian besar perempuan. Pekerjaan responden sebagian besar sektor swasta. Tidak ada perbedaan pengetahuan PSN kelurahan endemis dan non endemis (p=0,154), ada perbedaan sikap PSN kelurahan endemis dan non endemis (p=0,002), ada perbedaan perilaku PSN (p=0,012), ada perbedaan keberadaan jentik pada kelurahan endemis dan non endemis (p = 0,030), ada perbedaan keberadaan jentik menurut perilaku PSN di kelurahan endemis (p=0,000) dan tidak terdapat perbedaan keberadaan jentik menurut perilaku PSN di desa non endemis (p= 0,507). Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat selalu membudayakan dan meningkatkan kegiatan PSN dengan melakukan kegiatan 3M, untuk petugas kesehatan lebih meningkatkan promosi kesehatan penyakit Demam Berdarah Dengue, memberikan reward kepada warga yang melakukan kegiatan 3M secara berkesinambungan yang bebas jentik, diadakan lomba Desa atau Banjar bebas jentik, pendekatan legislatif dengan cara pembuatan peraturan daerah maupun aturan adat yang dimiliki oleh setiap desa adat di Kabupaten Gianyar tentang wilayah bebas jentik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 55 / 08 Suc p
Uncontrolled Keywords: DBD, Perilaku PSN , Endemis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
I GUSTI AYU MANIK SUCITRAWATI, 100630228UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Y Hendrati, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 29 Oct 2009 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22240
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item