KELUHAN SUBYEKTIF PADA SALURAN PERNAFASAN TENAGA KERJA PENGELASAN( STUDI PADA TENAGA PENGELASAN DI BAGIAN LAMBUNG SELATAN PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO))

SAIKU ROKHIM, 10051051 H (2009) KELUHAN SUBYEKTIF PADA SALURAN PERNAFASAN TENAGA KERJA PENGELASAN( STUDI PADA TENAGA PENGELASAN DI BAGIAN LAMBUNG SELATAN PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO)). Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-rokhimsaik-10840-abstract-k.pdf

Download (689kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-rokhimsaik-10385-fkmhkk-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bahaya kimia pada proses pengelasan lebih banyak disebabkan oleh fumes dan gas yang dihasilkan selama pengelasan. Fumes dan gas tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pernapasan. PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), merupakan perusahaan yang tidak terlepas dari kegiatan pengelasan dalam proses produksinya, sehingga tenaga kerja pengelasannya mempunyai risiko mengalami keluhan pada saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keluhan subyektif pada saluran pernapasan tenaga kerja pengelasan. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang dianalisis secara diskriptif, sedangkan menurut waktunya termasuk penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua tenaga kerja pengelasan di Bagian Lambung Selatan PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), dengan total sampel 27 tenaga kerja pengelasan. Variabel penelitian ini meliputi keluhan subyektif pada saluran pernapasan, karakteristik tenaga kerja pengelasan, alat pelindung pernapasan dan jenis proses pengelasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kerja pengelasan 44,4% berumur 40 – 49 tahun, semua berpendidikan terakhir SMA, 51,9% masa kerja lebih dari 15 tahun dan 55,6% merokok. Jenis alat pelindung pernapasan yang digunakan oleh semua tenaga kerja pengelasan adalah masker biasa dan 66,7% dari tenaga kerja pengelasan menggunakan alat pelindung pernapasan tersebut dengan frekuensi kadang-kadang. Perawatan alat pelindung pernapasan dilakukan dengan pembersihan dan penyimpanan. 70,4% dari tenaga kerja pengelasan melakukan pembersihan setiap 1 minggu sekali, sedangkan penyimpanannya ditempatkan di locker. Jenis proses pengelasan yang digunakan tenaga kerja pengelasan adalah SMAW, GMAW dan SAW, namun 62,9% dari tenaga kerja pengelasan hanya menggunakan satu jenis proses pengelasan saja yaitu SMAW. 66,7% dari tenaga kerja pengelasan memiliki keluhan subyektif pada saluran pernapasan berupa batuk. Pada hasil distribusi silang menunjukkan bahwa sebagian besar yang memiliki keluhan subyektif pada saluran pernapasan adalah tenaga kerja pengelasan yang berumur 40 – 49 tahun, pendidikan terakhir SMA, masa kerja lebih dari 15 tahun, merokok, jenis alat pelindung pernapasan yang digunakan adalah masker biasa, penggunaan alat pelindung pernapasan dengan pemakaian yang kadang-kadang dan jenis proses pengelasan yang digunakan adalah SMAW. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) menyediakan alat pelindung pernapasan yang sesuai yang dapat mencegah dari paparan fumes dan gas yang dihasilkan selama proses pengelasan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKC KK FKM HKK 46 / 08 Rok k
Uncontrolled Keywords: Karakteristik tenaga kerja pengelasan, alat pelindung pernapasan dan keluhan subyektif pada saluran pernapasan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
SAIKU ROKHIM, 10051051 HUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndriati Paskarini, SH., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 03 Nov 2009 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 05:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22251
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item