FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS LAWANG KABUPATEN MALANG

ULFA NUR HIDAYATI, 100630341 (2010) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS LAWANG KABUPATEN MALANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Ulfa Nur H.pdf

Download (790kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-hidayatiul-10521-fkm0309.pdf
Restricted to Registered users only

Download (836kB) | Request a copy

Abstract

Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah yang mengenai parenkhim paru yang umumnya disebabkan oleh agen infeksius. Upaya dalam rangka pemberantasan difokuskan pada upaya penemuan dini dan tatalaksana kasus penderita pneumonia balita. Prevalensi rate kejadian pneumonia di puskesmas Lawang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di puskesmas Lawang Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang berobat di puskesmas Lawang. Sampel kasus adalah semua balita yang di diagnosa mengalami pneumonia di puskesmas Lawang pada bulan Juni-Juli 2008 sebanyak 26 balita. Sample control adalah 52 balita sehingga jumlah seluruh responden adalah 78 balita. Data didapatkan dari quisioner kemudian data dianalisis dengan deskriptif dan menggunakan uji chi square untuk analisis secara analitik. Dengan analisis statistik chi square didapatkan hasil bahwa faktor yang berhubungan dengan terjadinya pneumonia pada balita di puskesmas Lawang Kabupaten Malang adalah berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu nilai p = 0,008 dengan a = 0,05. Nilai OR 1,280 dengan 95 % CI. 0,480-3,408 yang berarti bahwa resiko kejadian pneumonia pada balita dengan berat badan lahir rendah adalah sebesar 1,280 kali dibandingkan dengan balita yang mempunyai berat badan lahir normal. Sedangkan untuk faktor-faktor yang lain seperti usia, jenis kelamin, status imunisasi DPT, pemberian ASI eksklusif pada bayi, kebiasaan merokok dalam keluarga, serta kepadatan hunian keluarga tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik. Berdasarkan basil penelitian di atas disarankan untuk dilakukan peningkatan dan pemantauan terhadap balita dengan berat badan lahir rendah agar tidak terjadi pneumonia pada usia selanjutnya terutama pada usia di bawah lima tahun serta lebih meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang faktor penyebab pneumonia melalui kegiatan posyandu

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 03 / 09 Hid f
Uncontrolled Keywords: pneumonia, balita
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
ULFA NUR HIDAYATI, 100630341UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorChatarina U.W, Dr., dr., MS., M.P.HUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 15 Feb 2010 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22257
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item