PERBEDAAN SUHU TUBUH DAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SESUDAH TERPAPAR PANAS (Di Home Industry Peleburan Aki Bekas Kabupaten “X”)

MAMAN SURAHMAN, 100730318 (2009) PERBEDAAN SUHU TUBUH DAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SESUDAH TERPAPAR PANAS (Di Home Industry Peleburan Aki Bekas Kabupaten “X”). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-surahmanma-10959-fkm175-9.pdf

Download (242kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-surahmanma-10959-fkm175-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (730kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tempat kerja yang aman dan nyaman merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, tempat kerja yang panas selain dapat menyebabkan heat strain juga dapat meningkatkan suhu tubuh dan denyut nadi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari perbedaan suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas. Sedangkan tujuan khususnya untuk mengetahui karakteristik responden, mengetahui iklim kerja, dan menganalisa perbedaan suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas. Desain penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang yang memiliki kriteria yaitu tenaga kerja yang bersedia dijadikan sebagai sampel, berbadan sehat, tidak mengkonsumsi obat (diuretik), alkohol juga kopi dan didapat sampel sebanyak 25 orang. Data dalam penelitian ini didapat dari kuesioner untuk wawancara dan cheklist untuk pengamatan tenaga kerja. iklim kerja diukur menggunakan Digital Questemp 32. Suhu tubuh diukur menggunakan thermometer digital magic star, dan denyut nadi diukur secara manual selama 1 menit sebelum dan sesudah terpapar panas. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan pada bagian peleburan didapatkan nilai iklim kerja dengan beban kerja sedang berada diatas NAB. Rata – rata denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas berturut – turut 85,52 dan 92,72. Untuk hasil suhu tubuh sebelum dan sesudah terpapar panas berturut – turut adalah 36,26oC dan 36,78 oC. Kesimpulannya adalah sebagian besar tenaga kerja berumur < 40 tahun dengan intake cairan kurang, status gizi normal dan masa istirahat yang kurang. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan pengusaha melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kerja dan berkala, menyediakan ruangan untuk tenaga kerja beristirahat dan tidak ada pekerja beristirahat ditempat kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 175 / 09 Sur p
Uncontrolled Keywords: Individual Characteristic, body temperature, pulse, work microclimate.
Subjects: Q Science > QC Physics > QC901-913.2 Temperature and Radiation
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
MAMAN SURAHMAN, 100730318UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Rohim Tualeka, Drs., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 13 Jul 2010 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22299
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item