HUBUNGAN POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA ORANG BATAK Di GEREJA HKBP MANYAR SURABAYA

KRISNAWATI, 100511681 (2009) HUBUNGAN POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA ORANG BATAK Di GEREJA HKBP MANYAR SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-krisnawati-12616-fkm150-k.pdf

Download (317kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-krisnawati-10997-fkm150-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan pola makan dan gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada orang batak di Gereja HKBP Manyar Surabaya. Faktor yg diteliti adalah karakteristik responden meliputi: umur, jenis kelamin, obesitas, faktor keturunaan, pola makan meliputi:tingkat kecukupan energi, lemak, natrium, kalium dan vitamin A, C, dan gaya hidup meliputi: olahraga, merokok, minuman beralkohol dan administrasi obat antihipertensi. Penelitian ini merupakan cross sectional. Sub populasi adalah jemaat yang berusia 50-70 tahun dan sampel 60 orang, yang diambil secara acak sederhana. Data primer diambil dengan metode wawancara langsung, recall konsumsi dan pengukuran tekanan darah. Data sekunder diperoleh dari poliklinik dan gereja HKBP Manyar. Analisis data menggunakan Uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan semua karakteristik responden tidak ada hubungan terhadap hipertensi (umur (p=0,285), jenis kelamin (p=0,310), status gizi (p=0,392), dan faktor keturunan (p=0,122). Pola makan yang memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi yaitu kecukupan lemak (p=0,016) dan kecukupan natrium (p=0,024), sedangkan pola makan yang tidak ada hubungan yaitu energi (p=0,251), vitamin A (p=0,575), vitamin C (p=0,199) dan kalium. Gaya hidup yang ada hubungan dengan kejadian hipertensi yaitu lama waktu olahraga (p=0,014) dan kebiasaan merokok (p=0,046). Sedangkan, gaya hidup yang tidak ada hubungan yaitu kebiasaan berolahraga (p=0,203), intensitas berolahraga (p=0,739), jumlah rokok yang dihisap (p=0,657) dan kebiasaan minum obat antihipertensi (p= 0.000). Terdapat hubungan antara lemak, lama waktu berolahraga dan kebiasaan merokok terhadap kejadian hipertensi. Dengan demikian, perlu dilakukan gerakan berhenti merokok oleh poliklinik yang ada di gereja HKBP Manyar. Selain itu pengurus gereja HKBP Manyar perlu membuat jadwal senam bersama dan juga mengadakan penyuluhan tentang tingkat kecukupan gizi yang harus dikonsumsi perhari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 150 / 09 Kri h
Uncontrolled Keywords: diet,life style,hypertension,Bataknese
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV3176-3199 Special classes. By race or ethnic group
R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KRISNAWATI, 100511681UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLailatul Muniroh, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 16 Jul 2010 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22312
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item