HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK RUMAH DAN PERILAKU PENGHUNI DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA

YULIA NINGRUM, 100730329 (2009) HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK RUMAH DAN PERILAKU PENGHUNI DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-ningrumyul-12654-fkm161-k.pdf

Download (362kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-ningrumyul-10998-fkm161-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (904kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan jenis penyakit pernafasan yang erat kaitannya dengan kualitas rumah dan perilaku penghuni yang kurang baik Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada tahun 2008 penyakit Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita menduduki peringkat pertama penyakit yang paling besar. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung bahwa jumlah balita yang berpenyakit ISPA diPuskesmas Beji Penderita ISPA yang paling besar adalah di Desa Beji. hal ini disebabkan karena belum terpenuhinya kondisi fisik rumah dan perilaku penghuni yang masih kurang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Tujuan dari penelitian ini mempelajari hubungan antara kondisi fisik rumah dan perilaku penghuni dengan kejadian ISPA pada Balita di desa Beji kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Tahun 2009. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang dilakksanakan secara cross sectional. Besar sampel yaitu 87 responden yang diambil secara multistage random sampling, untuk mngetahui hubungan antara kondisi fisik rumah dan perilaku penghuni dengan kejadian ISPA pada balita digunakan uji statistik chi-square (α = 0,1). Dari hasil penelitian uji statistik didapatkan bahwa hubungan antara kondisi fisik rumah dan perilaku penghuni dengan kejadian ISPA pada balita di desa Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, meliputi: 2 variabel yaitu kondisi fisik rumah: ventilasi (p = 0.002), pencahayaan alami (p = 0,004), kelembaban udar (p=0.006), kepadatan hunian (p =0,004), kondisi lantai(p=0,204). Perilaku penghuni : kebiasaan merokok (p=0,004), membawa balita pada saat memasak (p=0,000), bahan bakar untuk memasak (p=0,007), penggunaan obat anti nyamuk (0=0,000) dan pembakaran sampah (0,459). Disarankan kepada masyarakat untuk membuka ventilasi pada siang hari, mengurangi kepadatan penghuni kamar, mengurangi kebiasaan merokok, memasak tidak menggunakan kayu bakar, dan pemakaian kelambu untuk mengganti kebiasaan memakai obat anti nyamuk semprot, elektrik maupun bakar. Dan saran untuk pemerintah sekitar dan instansi kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang kualitas rumah yang baik dan perilaku hidup sehat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 161 / 09 Nin h
Uncontrolled Keywords: Acute Respiratory Infection, Condition Of Physical Of House, Behavior
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA7100-7884 Domestic architecture. Houses. Dwellings
R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsEmail
YULIA NINGRUM, 100730329UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Azizah, S.H., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 16 Jul 2010 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22313
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item