ANALISIS PENYEBAB RENDAHNYA CAKUPAN PENEMUAN PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS DINAS KESEHATAN KABUPATEN ALOR

JOHAN K. E. BEKLIK, 100730287 (2009) ANALISIS PENYEBAB RENDAHNYA CAKUPAN PENEMUAN PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS DINAS KESEHATAN KABUPATEN ALOR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-beklikjoha-12593-fkm142-k.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-beklikjoha-11062-fkm142-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rendahnya cakupan penemuan penderita TB Paru BTA positif di Puskesmas Dinas kesehatan Kabupaten Alor tahun 2005-2007 yakni 32,92%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan program penanggulangan penyakit TB Paru di wilayah Dinas Kesehatan Alor. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional. Unit analisis dalam penelitian ini adalah dua belas (12) petugas pelaksana program TB Paru yang ada diwilayah kerja Dinas Kesehatan Alor. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukan adanya faktor penghambat motivasi berupa tunjangan yang diterima saat ini, hubungan baik dengan atasan dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri. Beban kerja petugas pelaksana program TB Paru yang mendapat tugas tambahan dirasakan berat dan tidak cukupnya waktu. Perencanaan program TB Paru didapatkan tahapan analisa situasi belum dilaksanakan seluruhnya, tidak ada penyusunan prioritas masalah, tidak ada penentuan tujuan program dan kriteria keberhasilan, tidak ada penentuan rincian kegiatan program, tidak ada penentuan target cakupan, tidak ada penentuan lokasi kegiatan, tidak ada penentuan jadual kegiatan dan tidak ada penentuan jadual supervisi. Koordinasi lintas program dilaksanakan namun masih kurang dalam komunikasi tentang kelompok yang terserang dan tujuan koordinasi tidak jelas. Pelaksanaan supervisi kurang memperhatikan substansi serta tujuan dan tidak adanya umpan balik kepada pelaksana program. Monitoring kurang dalam hal isi, tidak ada penanggungjawab dan check list untuk koreksi hasil. Kegiatan evaluasi tidak dilaksanakan terhadap rencana program. Hal yang disumsikan untuk meningkatkan kinerja petugas penanggulangan program TB Paru berdasarkan hasil penelitian adalah : 1) Meningkatkan motivasi petugas melalui pemberian intensif, penciptaan komunikasi di tempat kerja. 2) Pengurangan tugas tambahan yang tidak terikat dengan program. 3) Diklat perencanaan dan evaluasi program melalui on the job training.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 142 / 09 Bek a
Uncontrolled Keywords: motivation, work load, planning, implementation and evaluation of program TB Paru.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
JOHAN K. E. BEKLIK, 100730287UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorStefanus Supriyanto, Prof., Dr., dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 28 Jul 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 13:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22340
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item