ANALISIS PENEMUAN PASIEN TUBERKULOSIS ( TBC ) BERDASARKAN FAKTOR PETUGAS DAN PROSES PERENCANAAN, PELAKSANAAN, PENGAWASAN PENGENDALIAN DAN PENILAIAN (Di Puskesmas Wallandimu, Kabupaten Sumba Barat Daya, Propinsi NTT)

SESILIANUS BURHANUS, 100730276 (2009) ANALISIS PENEMUAN PASIEN TUBERKULOSIS ( TBC ) BERDASARKAN FAKTOR PETUGAS DAN PROSES PERENCANAAN, PELAKSANAAN, PENGAWASAN PENGENDALIAN DAN PENILAIAN (Di Puskesmas Wallandimu, Kabupaten Sumba Barat Daya, Propinsi NTT). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-burhanusse-12494-fkm110-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-burhanusse-11108-fkm110-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka penemuan pasien TBC paru BTA positif di Puskesmas Wallandimu masih rendah (47,3%) dari target 70% yang harus dicapai secara Nasional. Pengetahuan, sikap dan motivasi perawat/bidan puskesmas dan puskesmas pembantu mempunyai hubungan yang berarti dalam peningkatan penemuan pasien TBC paru BTA positif di puskesmas Wallandimu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan rendahnya penemuan pasien TBC paru di puskesmas Wallandimu. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan deskriptif. Sebagai sampel adalah total perawat dan bidan yang bekerja di Puskesmas dan puskesmas pembantu. Kuisioner dilaksanakan pada 18 orang perawat/bidan yang bekerja di puskesmas dan puskesmas pembantu. Pertanyaan terbuka dilakukan juga kepada petugas pengelola program TBC puskesmas Wallandimu. Variabel independen penelitian adalah kebijakan/pedoman pelaksanaan prosedur tetap, kepemimpinan, kompensasi, peralatan dan bahan, tingkat pendidikan dan jarak tempat tinggal. Variabel dependen penelitian adalah pengetahuan, sikap dan motivasi petugas serta perencanaan (P1), penggerakan pelaksanaan (P2) dan pengawasan pengendalian dan penilaian(P3). Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah dari 18 responden hanya 11,11% responden yang pengetahuannya baik tentang penyakit TBC, sedangkan sikap responden baik (72,22%) dan motivasi responden baik (77,78%). Dan dari penelitian yang dilakukan kepada pengelola program TBC Puskesmas pada aspek perencanaan (P1) 50% kegiatan belum memiliki perencanaan yang baik, pada aspek penggerakan pelaksanaan (P2) 37,5% kegiatan belum dilaksanakan dan pada aspek Pengawasan pengendalian dan penilaian (P3) 16,7% belum melaksanakan pengawasan pengendalian dan penilaian atau tidak sesuai harapan. Perawat/bidan puskesmas dan puskesmas pembantu pengetahuannya masih kurang oleh sebab itu harus lebih sering mengikuti pelatihan, pendidikan, seminar, ataupun studi banding dalam hubungannya dengan cara peningkatan penemuan pasien TBC. Sistem perencanaan, pelaksanaan, pengawasan pengendalian dan penilaian di puskesmas perlu diperbaiki.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 110 / 09 Bur a
Uncontrolled Keywords: knowledge, attitude, motivation, planning system, TBC, new detection rate.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SESILIANUS BURHANUS, 100730276UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorErnawaty, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 30 Jul 2010 12:00
Last Modified: 11 Oct 2016 00:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22355
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item