SANITASI LINGKUNGAN, KARAKTERISTIK MASYARAKAT, DAN UPAYA PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN MANUKAN KULON KECAMATAN TANDES KOTA SURABAYA

DWI YANA RAHMAWATI, 100511669 (2009) SANITASI LINGKUNGAN, KARAKTERISTIK MASYARAKAT, DAN UPAYA PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN MANUKAN KULON KECAMATAN TANDES KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-rahmawatid-12539-fkm123-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-rahmawatid-11143-fkm123-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Saat ini angka kejadian penyakit DBD di Kota Surabaya terus meningkat dari tahun ke tahun, dan masih banyak Kelurahan yang endemis. Kelurahan Manukan Kulon merupakan Kelurahan dengan kejadian DBD tertinggi di Kecamatan Tandes dan tertinggi kedua di Kota Surabaya pada Tahun 2008. Berbagai upaya perbaikan sanitasi lingkungan, penyuluhan, dan pengendalian vektor telah dilakukan terhadap penyakit DBD. Namun demikian, kegiatan pengendalian vektor nyamuk Ae. aegypti belum menunjukkan hasil yang memadai. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari sanitasi lingkungan, karakteristik masyarakat, dan upaya pengendalian DBD di Kelurahan Manukan Kulon. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang berada di Kelurahan Manukan Kulon dengan sampel 100 orang dan rumahnya yang berada di RW5 Kelurahan Manukan Kulon. Wawancara, pengamatan jentik secara visual dan observasi dilakukan pada Bulan Mei 2009 untuk mendapatkan informasi tentang variabel yang diteliti. Variabel bebas penelitian adalah sanitasi lingkungan, karakteristik masyarakat, dan pengendalian vektor. Sanitasi lingkungan dan faktor alam yang mendukung perkembangan nyamuk adalah kondisi lingkungan, suhu, kelembapan, curah hujan, kecepatan angin, topografi, keberadaan kontainer dan drainase. Karakteristik masyarakat yang mendukung pertumbuhan nyamuk adalah pengetahuan, sikap, mobilitas dan kepadatan penduduk.Pengendalian DBD yang dilakukan adalah pengendalian fisik, kimia, biologi, dan terpadu. Indeks kepadatan larva yaitu House Index (HI) 35%, Container Index (CI) 12,6%, dan Breteau Index (BI) 48 kontainer tiap 100 rumah yang diperiksa. Skala Density Figure menunjukkan angka 5 yang berarti risiko penularan sedang. Kegiatan PSN, larvasidasi, penyuluhan, dan fogging masih belum dilakukan secara optimal oleh Puskesmas. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah sanitasi lingkungan, karakteristik masyarakat dan upaya pengendalian DBD di Kelurahan Manukan Kulon masih rendah sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan sanitasi lingkungan, penyuluhan dengan media yang menarik serta pembagian bubuk abate dan pelaksanaan fogging yang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan agar penyebaran virus dengue dapat ditekan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 123 / 09 Rah s
Uncontrolled Keywords: environmental sanitation, community characteristics,larva density index, DHF control
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD878-894 Special types of environment. Including soil pollution, air pollution, noise pollution
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD895-899 Industrial and factory sanitation
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsEmail
DWI YANA RAHMAWATI, 100511669UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarmaji, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 03 Aug 2010 12:00
Last Modified: 11 Oct 2016 01:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22367
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item