KECELAKAAN KERJA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PT. KERTAS LECES (PERSERO) PROBOLINGGO SELAMA TAHUN 2003-2007

Fitri Yuliani, 100511740 (2009) KECELAKAAN KERJA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PT. KERTAS LECES (PERSERO) PROBOLINGGO SELAMA TAHUN 2003-2007. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-yulianifit-12591-fkm208-k.pdf

Download (280kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-yulianifit-11521-fkm208-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan industri di satu pihak dapat membawa dampak positif bagi pembangunan serta dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sehingga mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Tetapi di pihak lain dapat menimbulkan ancaman resiko kecelakaan dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo pada tahun 2003-2007. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari laporan kecelakaan kerja di Bagian Keselamatan Kerja, dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian selama tahun 2003-2007 menunjukkan bahwa telah terjadi 68 kasus kecelakaan kerja yang terdiri dari 10 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2003, 9 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2004, 14 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2005, 22 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2006 dan 13 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2007. Incidence Rate (IR) dan Severity Rate (SR) terbesar pada tahun 2006 yaitu 7,98 dan 2996,58, sedangkan Frequency Rate (FR) terbesar yaitu 3,71 dan Safe-T-Score terbesar yaitu 1,54x10-6 pada tahun 2005. Karakteristik tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja paling banyak pada tenaga kerja berusia 44-48 tahun dengan masa kerja 13-18 tahun dan 19-24 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan Sekolah Menengah Atas. Jenis kecelakaan kerja yang paling banyak terjadi adalah kecelakaan lalu lintas luar pabrik sebanyak 41 kasus (60,29%), sedangkan jenis kecelakaan kerja kedua yang sering terjadi adalah terkena benda dan tertimpa benda sebanyak 7 kasus (10,29%). Kecelakaan kerja paling banyak terjadi pada waktu shift pagi pada saat tenaga kerja berangkat menuju ke tempat kerja. Perusahaan disarankan untuk mempertimbangkan kelengkapan data kecelakaan, peningkatan program pendidikan dan pelatihan K3 bagi tenaga kerja, perlunya kerja sama yang lebih baik antara bagian Keselamatan Kerja dengan pihak Hyperkes dalam menangani masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta peningkatan usaha pencegahan kecelakaan kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 208/09 Yul k
Uncontrolled Keywords: ANGKA KECELAKAAN KERJA; KARAKTERISTIK TENAGA KERJA; KARAKTERISTIK KECELAKAAN
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV675-677 Accidents. Prevention of accidents
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Fitri Yuliani, 100511740UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSho’im Hidayat, dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 20 Sep 2010 12:00
Last Modified: 06 Oct 2016 01:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22375
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item