ANALISIS PENGELOLAAN OBAT DAN BAHAN HABIS PAKAI SEBAGAI DASAR DALAM PENGENDALIAN KELEBIHAN (STAGNANT) DAN KEKOSONGAN (STOCKOUT) (di Puskesmas Mulyorejo Surabaya)

Titi Mukti Handayani, 100730353 (2009) ANALISIS PENGELOLAAN OBAT DAN BAHAN HABIS PAKAI SEBAGAI DASAR DALAM PENGENDALIAN KELEBIHAN (STAGNANT) DAN KEKOSONGAN (STOCKOUT) (di Puskesmas Mulyorejo Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-handayanit-11532-fkm213-9.pdf

Download (223kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-handayanit-11532-fkm213-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (955kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stagnant dan stockout obat merupakan salah satu dampak dari kurang berjalannya manajemen logistik obat di pelayanan kesehatan yaitu Puskesmas. Puskesmas Mulyorejo belum manajemen logistik dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari data obat tentang tingginya stagnant & stock out obat dan bahan habis pakai rata-rata 45 jenis stagnant dan 18 jenis stockout di Puskesmas Mulyorejo dari bulan Januari sampai bulan Agustus tahun 2008.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan obat dan bahan habis pakai sebagai dasar dalam pengendalian kelebihan (stagnant) dan kekosongan (stockout) di Puskesmas Mulyorejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sumber informasi didapatkan dari 2 orang petugas pengelola obat di unit obat Puskesmas Mulyorejo.Variabel yang diteliti yaitu perencanaan, penyimpanan dan penyaluran, pengawasan dan pengendalian (monitoring), mekanisme inventori dan sistem informasi obat dan bahan habis pakai. Sedang untuk faktor penyebab stagnant dan stockout menggunakan analisis deskriptif yang merupakan kesimpulan dari dari variabel diatas. Data primer didapatkan dari wawancara terbuka dengan petugas unit obat dan bahan habis pakai dan observasi di unit obat dan bahan habis pakai sedang data sekunder didapatkan dari LPLPO (Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat Puskesmas), kartu stok dan browsing. Di unit obat Puskesmas Mulyorejo, perencanaan kebutuhan obat dan bahan habis pakai menggunakan metode konsumsi, penyimpanan sesuai pengaturan penyimpanan dan penyaluran menggunakan sistem distribusi aktif, pengawasan dan pengendalian (monitoring) belum dilakukan dengan baik, mekanisme inventori tidak adanya klasifikasi yang jelas untuk masing-masing obat, sistem informasi belum berjalan. Dalam perencanaan diperlukan pencatatan dan pelaporan yang lengkap, pada pengawasan dan pengendalian (monitoring) perlu prosedur yang tepat, adanya kajian terhadap mekanisme inventori tentang klasifikasi obat dan bahan habis pakai, sistem informasi obat dan bahan habis pakai untuk membentuk SIMPUS yang akurat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 213/09 Han a
Uncontrolled Keywords: MANAJEMEN LOGISTIK OBAT; BAHAN HABIS PAKAI,; PUSKESMAS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3625-3649 Food. Drugs. Cosmetics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Titi Mukti Handayani, 100730353UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWidodo J.Pujirahardjo, dr.,M.S., M.PH., Dr.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 21 Sep 2010 12:00
Last Modified: 06 Oct 2016 01:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22381
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item