KANDUNGAN BESI (Fe) PADA AIR SUMUR DAN GANGGUAN KESEHATAN MASYARAKAT DI SEPANJANG SUNGAI PORONG DESA TAMBAK KALISOGO KECAMATAN JABON SIDOARJO

Tika Arifani Putri, 100511750 (2009) KANDUNGAN BESI (Fe) PADA AIR SUMUR DAN GANGGUAN KESEHATAN MASYARAKAT DI SEPANJANG SUNGAI PORONG DESA TAMBAK KALISOGO KECAMATAN JABON SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-putritikaa-11550-fkm225-9.pdf

Download (751kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-putritikaa-11550-fkm225-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (700kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Air tanah adalah air hujan atau air permukaan yang meresap ke dalam tanah dan batu-batuan, kemudian air tersebut tersimpan di dalam tanah. Pencemaran air tanah terjadi ketika substansi beracun dan berbahaya terkontak atau terlarut pada air tanah. Di Amerika 200 – 400 orang mengalami kelainan akibat konsumsi besi (Fe) yang terlalu berlebihan. Besi yang terakumulasi dalam tubuh mereka mengakibatkan penyakit-penyakit yang mematikan, seperti: kanker hati dan diabetes. Menurut data pengukuran kualitas air, kadar besi (Fe) yang terkandung dalam lumpur Lapindo adalah sebesar 22,416 – 25,434 mg/l. Sedangkan kandungan besi (Fe) dalam air sumur adalah sebesar 1,69 – 3,12 mg/l (Baku Mutu = 0,3 mg/l). Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kandungan besi (Fe) pada air minum yang bersumber dari air sumur penduduk akibat dari dampak pembuangan lumpur lapindo di Sungai Porong dan gangguan kesehatan masyarakat. Rancangan penelitian ini adalah Observational, dan merupakan penelitian Cross Sectional. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Populasi penelitian ini adalah air sumur gali dan Ibu rumah tangga, diambil sampel ibu rumah tangga sebab mereka lebih banyak beraktivitas dalam rumah, sehingga air yang mereka minum adalah murni air sumur. Sampel diambil secara teknik Total sampling. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Untuk mengetahui kandungan besi (Fe) dalam air sumur dan keluhan masyarakat, dilakukan pengambilan air sumur untuk diuji di Laboratorium. Hasil penelitian dan pengujian laboratorium menunjukkan bahwa rata-rata kandungan Fe dalam air sumur penduduk sebesar 0,074 ± 2,128 mg/l (Baku Mutu = 0,3 mg/l). 66,67% responden mengeluhkan mudah lelah/capek, keluhan mual-mual hanya 16,67%, muntah 16,67%, perut nyeri dan perih sebanyak 50%, serta diare adalah sebanyak 76,67%, namun seluruh responden tidak mengetahui penyebab pasti gangguan-gangguan tersebut Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah semakin jauh jarak sumur dari sumber luapan lumpur Lapindo maka kandungan Fe dalam air sumur akan semakin kecil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 225/09 Put k
Uncontrolled Keywords: IBU RUMAH TANGGA; KANDUNGAN BESI AIR SUMUR; AIR SUMUR
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD201-500 Water supply for domestic and industrial purposes
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsEmail
Tika Arifani Putri, 100511750UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRirih Yudhastuti, Dr., drh., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 22 Sep 2010 12:00
Last Modified: 10 Oct 2016 05:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22393
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item