PENGARUH PEMAKAIAN HELM DENGAN KEJADIAN TRAUMA KAPITIS PADA KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DI RSU Dr.SOETOMO SURABAYA TAHUN 2009

Suharsih, 100730308 (2009) PENGARUH PEMAKAIAN HELM DENGAN KEJADIAN TRAUMA KAPITIS PADA KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DI RSU Dr.SOETOMO SURABAYA TAHUN 2009. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-suharsih-11628-fkm252-9.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-suharsih-11628-fkm252-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Trauma kapitis merupakan salah satu kasus yang paling sering dijumpai pada kasus kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Distribusi trauma kapitis pada kelompok usia produktif lebih di domonasi oleh pria. Trauma kapitis didefinisikan sebagai ruda paksa tumpul/tajam pada kepala atau wajah yang berakibat disfungsi cerebral sementara. Di Indonesia, trauma kapitis mendapat perhatian profesional karena jumlah trauma kapitis yang meningkat dengan cepat. Faktor pencetus trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor di karenakan tidak menggunakan helm dengan baik dan benar (Helm standart full face yang tidak diikat dengan tepat dan benar). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh antara pemakaian helm dengan kejadian trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas di kota Surabaya tahun 2009 Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Pada kelompok kasus menggunakan 42 korban kecelakaan lalu lintas yang positif trauma kapitis berdasarkan data laporan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal Kontrol sebanyak 42 orang yang pernah kecelakaan lalu lintas tetapi tidak mengalami trauma kapitis di Instalasi Rawat Darurat dengan perbandingan 1 : 1 diuji dengan menghitung Odd’s Ratio dengan 95% Confident Interval menggunakan uji Chy Square Hasil yang didapatkan adalah tidak adanya pengaruh antara pemakaian helm dengan kejadian trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas di RSU Dr. Soetomo Surabaya, dikarenakan pemakaian helm yang tidak diikat dengan tepat dan benar sehingga helm lepas. Pengaruh yang didapatkan pada pemakaian helm dengan kejadian trauma kapitis berdasarkan karakteristik korban ( jenis kelamin laki-laki) dengan 4,667 (OR=4,667 95%CI: 0,889-24,499) yang artinya korban jenis kelamin laki-laki yang tidak memakai helm pada pengendara sepeda motor memiliki risiko 4,667 kali lebih besar mengalami trauma kapitis dibanding dengan korban yang memakai helm dan Pengaruh berdasarkan jenis helm dengan kejadian trauma kapitis berdasarkan karakteristik korban( umur ≥ 45 tahun ) dengan 4,500 (OR=4,500 95%CI: 0,439-46,170) artinya korban umur ≥ 45 tahun jenis helm yang tidak standart pada pengendara sepeda motor memiliki risiko 4,500 kali lebih besar mengalami trauma kapitis dibanding dengan korban yang jenis helm standart. Tetapi keduanya tidak bermakna dikarenakan melewati angka satu. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperlukan upaya pemakian helm dengan baik dan benar (Helm diikat dengan tepat dan benar ) sebagai tindakan pencegahan terjadinya trauma kapitis. Selain itu, sebaiknya mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan serta berdisiplin dalam mengendarai sepeda motor sehingga dapat menghindari terjadinya trauma kapitis. Trauma kapitis merupakan salah satu kasus yang paling sering dijumpai pada kasus kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Distribusi trauma kapitis pada kelompok usia produktif lebih di domonasi oleh pria. Trauma kapitis didefinisikan sebagai ruda paksa tumpul/tajam pada kepala atau wajah yang berakibat disfungsi cerebral sementara. Di Indonesia, trauma kapitis mendapat perhatian profesional karena jumlah trauma kapitis yang meningkat dengan cepat. Faktor pencetus trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor di karenakan tidak menggunakan helm dengan baik dan benar (Helm standart full face yang tidak diikat dengan tepat dan benar). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh antara pemakaian helm dengan kejadian trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas di kota Surabaya tahun 2009 Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Pada kelompok kasus menggunakan 42 korban kecelakaan lalu lintas yang positif trauma kapitis berdasarkan data laporan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal Kontrol sebanyak 42 orang yang pernah kecelakaan lalu lintas tetapi tidak mengalami trauma kapitis di Instalasi Rawat Darurat dengan perbandingan 1 : 1 diuji dengan menghitung Odd’s Ratio dengan 95% Confident Interval menggunakan uji Chy Square Hasil yang didapatkan adalah tidak adanya pengaruh antara pemakaian helm dengan kejadian trauma kapitis pada kasus kecelakaan lalu lintas di RSU Dr. Soetomo Surabaya, dikarenakan pemakaian helm yang tidak diikat dengan tepat dan benar sehingga helm lepas. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperlukan upaya pemakian helm dengan baik dan benar (Helm diikat dengan tepat dan benar ) sebagai tindakan pencegahan terjadinya trauma kapitis. Selain itu, sebaiknya mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan serta berdisiplin dalam mengendarai sepeda motor sehingga dapat menghindari terjadinya trauma kapitis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 252/09 Suh p
Uncontrolled Keywords: HELM,TRAUMA KAPITIS.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Suharsih, 100730308UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 05 Oct 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 13:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22426
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item