ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PRODUKTIVITAS BIDAN DALAM PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN ALOR

Nicolas E. Wetangki, 100730285 (2009) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PRODUKTIVITAS BIDAN DALAM PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN ALOR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-wetangkini-12776-fkm250-k.pdf

Download (524kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-wetangkini-11633-fkm250-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rendahnya cakupan pertolongan persalinan oleh bidan di Kabupaten Alor dari tahun 2005 sampai 2007 dibawah standar yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (80%) yang diterbitkan oleh Depkes. RI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya produktivitas tenaga bidan di Kabupaten Alor dalam pertolongan persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat cross sectional. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sembilan puluh enam (96) bidan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Alor. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan bidan di Kabupaten Alor belum memenuhi standar yaitu 11,5% berpendidikan D3 Kebidanan walaupun 91% pernah mengikuti pelatihan tentang kebidanan. Motivasi kerja bidan didapatkan hasil baik yaitu faktor pendorong motivasi 96,9% dan pemenuhan faktor pendorong motivasi 75,4%. Disamping tugas utama, 80% bidan juga melaksanakan tugas lain, dimana 57% selalu menyesuaikan waktu dengan jadwal pertolongan persalinan yang telah ditetapkan. Bentuk kemitraan yang dijalin bidan umumnya baik 85,6%. Perencanaan kegiatan pertolongan persalinan baik 76,2% namun sebagian belum memahami proses perencanaan kegiatan yang meliputi analisis terhadap pengumpulan data 29,2%, menentukan prioritas masalah 27,3% dan identifikasi penyebab masalah 26,3%. Pelaksanaan koordinasi didapatkan hasilnya baik 66,1% namun dalam pelaksanaannya penentuan lokasi pertolongan persalinan 39,1% dan Kepala Puskesmas sebagai pelaksana koordinasi 31,8%. Pelaksanaan Supervisi masuk kategori kurang 45,1%, Monitoring 100% tidak pernah dilaksanakan sedangkan kegiatan evaluasi pertolongan persalinan masuk kategori cukup 56,8%. Dapat disimpulkan bahwa kaitan antara kinerja dengan perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, supervisi, monitoring dan evaluasi yang baik akan menghasilkan cakupan pertolongan persalinan yang tinggi. Hambatan dalam melaksanakan kegiatan pertolongan persalinan di Kabupaten Alor dapat diprioritaskan antara lain tenaga, sarana penunjang, transportasi, dana, dan jarak tempuh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 250/09 Wet a
Uncontrolled Keywords: PRODUKTIVITAS; BIDAN DAN PERTOLONGAN PERSALINAN
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG651-721 Labor. Parturition
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
Nicolas E. Wetangki, 100730285UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorErnawaty, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 06 Oct 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 13:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22428
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item