ALASAN MASYARAKAT TIDAK MEMILIH BANK SYARIAH DITINJAU DARI ASPEK BAURAN PEMASARAN (STUDI PADA MASYARAKAT KABUPATEN PAMEKASAN MADURA)

MITA WIDYASTUTI, 040419272 (2009) ALASAN MASYARAKAT TIDAK MEMILIH BANK SYARIAH DITINJAU DARI ASPEK BAURAN PEMASARAN (STUDI PADA MASYARAKAT KABUPATEN PAMEKASAN MADURA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-widyastuti-10267-b146-9.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
2243.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan bank syariah di Indonesia dinilai lambat, bank syariah tidak berhasil mencapai target 5% dari seluruh pangsa pasar perbankan nasional di tahun 2008 ini (Wiyoto: 2008). Padahal Indonesia khususnya Jawa Timur merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam menarik nasabah bank syariah sebab masyarakat Jawa Timur terkenal religius. Begitu juga dengan masyarakat Pamekasan Madura, dimana di Kabupaten Pamekasan ini telah diberlakukan peraturan derah tentang pemberlakuan syariat Islam, namun hal ini juga tidak mampu membuat bank syariah berkembang, padahal dari penelitian sebelumnya didapatkan hasil bahwa alasan tertinggi masyarakat memilih bank syariah adalah karena faktor agama. Untuk itulah perlu dilakukan evaluasi terhadap performa bank syariah. Salah satu poin penting yang harus diperhatikan oleh bank syariah adalah faktor-faktor apa yang menjadi alasan masyarakat tidak memilih bank syariah. Perusahaan harus mengetahui apa alasan masyarakat tidak memilih bank syariah, agar bank syariah dapat melakukan evaluasi terhadap strateginya, terutama yang mengacu pada sisi rangsangan pemasaran/bauran pemasaran bank syariah (produk, harga, promosi, tempat/saluran distribusi), sebab dari sisi perusahaan rangsangan pemasaran menunjukkan usaha perusahaan untuk menampilkan produknya dipasar, sedangkan dari sisi konsumen rangsangan pemasaran merupakan aspek fundamental yang menjadi pertimbangan konsumen dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini mengunakan teknik analisis faktor, yaitu dengan menggunakan metode principle component analysis, karena dengan teknik analisis ini akan dapat menghasilkan jumlah faktor yang paling minimum dengan jumlah varian maksimum. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 200 orang masyarakat Kabupaten Pamekasan Madura yang tidak memilih bank syariah. Dan hasil yang didapatkan dalam penelitian ini, ada 9 faktor yang menjadi alasan masyarakat tidak memilih bank syariah dengan tinjauan pada aspek bauran pemasaran, yaitu Bank syariah tidak bisa memberikan manfaat personal dan sifat produk bank syariah dinilai biasa-biasa saja, Keterbatasan jaringan/akses bank, Karakteristik produk tidak menarik, Keterbatasan pengetahuan tentang bank syariah,Terlalu jauhnya jarak bank dengan nasabah, Tingginya setoran awal dan kurangnya pemahaman tentang sistem bagi hasil, Tingginya biaya administrasi dan rendahnya kepercayaan masyarakat pada bank syariah, Kurangnya kegiatan promosi dan lemahnya hubungan bank syariah dengan masyarakat, Karakteristik sistem bagi hasil tidak menarik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 146 / 09 Wid a
Uncontrolled Keywords: CONSUMER BEHAVIOR; PROMOTION MIX
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MITA WIDYASTUTI, 040419272UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSRI GUNAWAN, DBAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 05 Oct 2009 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 20:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2243
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item