PERBEDAAN SUHU TUBUH DAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SESUDAH TERPAPAR PANAS (Studi Pada Operator Mesin Assembly Shift Ke II Bagian GLS PT. Philips)

Temter Ganda Pissa, 100730364 (2009) PERBEDAAN SUHU TUBUH DAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SESUDAH TERPAPAR PANAS (Studi Pada Operator Mesin Assembly Shift Ke II Bagian GLS PT. Philips). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-pissatemte-12833-fkm264-k.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-pissatemte-11666-fkm264-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tempat kerja yang aman dan nyaman merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, tempat kerja yang panas dapat meningkatkan suhu tubuh dan denyut nadi selain itu dapat juga menyebabkan heat strain. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari perbedaan suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas, sedangkan tujuan khususnya untuk mengetahui karakteristik responden, mengetahui iklim kerja, mengetahui beban kerja dan menganalisa perbedaan suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas. Desain penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang, dengan simple random sampling didapat sampel sebanyak 33 orang. Data dalam penelitian ini didapat dari kuesioner untuk wawancara dan cheklist untuk pengamatan tenaga kerja. Iklim kerja diukur menggunakan Digital Questemp 32. Suhu tubuh diukur menggunakan thermometer digital, dan denyut nadi diukur secara manual selama 1 menit sebelum dan sesudah terpapar panas. Data dianalisis menggunakan uji statistik paired t – test. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan pada bagian assembly GLS didapatkan nilai iklim kerja dengan beban kerja ringan berada diatas NAB. Rerata denyut nadi sebelum dan sesudah kerja adalah 84,72 denyut/menit dan 89,82 denyut/menit, untuk hasil rerata suhu tubuh sebelum dan sesudah terpapar panas adalah 36,65ºC dan 36,99 ºC dengan perbandingan keduanya yang signifikan p (0,000) <α. Kesimpulannya adalah sebagian besar tenaga kerja berumur 33-35 tahun, dengan masa kerja antara 5-15 tahun, intake cairan cukup dan masa istirahat yang cukup. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan pengusaha melakukan penyuluhan kesehatan, menyediakan ruangan untuk tenaga kerja beristirahat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 264/09 Pis p
Uncontrolled Keywords: KARAKTERISTIK INDIVIDU; SUHU TUBUH; DENYUT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Q Science > QC Physics > QC901-913.2 Temperature and Radiation
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Temter Ganda Pissa, 100730364UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorY. Denny Ardyanto W, Dr., Ir., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2010 12:00
Last Modified: 11 Oct 2016 01:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22437
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item