FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS (PGK) HEMODIALISIS BERDASARKAN WHOQOL-BREF (Penelitian di Instalasi Hemodialisis RSU Haji Surabaya Tahun 2015)

ANIKHA WIDYA BESTARI, 101111148 (2015) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS (PGK) HEMODIALISIS BERDASARKAN WHOQOL-BREF (Penelitian di Instalasi Hemodialisis RSU Haji Surabaya Tahun 2015). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-bestariani-37997-4.abstr-t.pdf

Download (227kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penanganan penderita PGK (Penyakit Ginjal Kronis) tahap akhir yang banyak dilakukan di Indonesia adalah hemodialisis. Hemodialisis akan mencegah kematian, namun tidak sepenuhnya mengembalikan kualitas hidup pasien seperti sediakala. Kualitas hidup pada pasien penyakit kronis termasuk PGK menjadi perhatian penting bagi kalangan profesional kesehatan, karena hal ini dapat menjadi acuan dalam melihat keberhasilan dari suatu intervensi atau terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien PGK hemodialisis di RSU Haji Surabaya agar dapat dilakukan intervensi dalam mempertahankan kualitas hidup pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 72 pasien yang dihitung menggunakan simple random sampling dan pemilihan secara acak melalui daftar jadwal hemodialisis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara dan melihat data sekunder pada dokumen pemeriksaan pasien. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF yang menilai kualitas hidup dari aspek kondisi fisik, mental, sosial dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga (p = 0,005) dan status DM (p = 0,003) terhadap status kualitas hidup pasien. Sedangkan variabel lainnya yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, perkawinan, pekerjaan, lama hemodialisis, adekuasi dialisis, dan status anemia tidak berhubungan dengan status kualitas hidup pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dan status DM terhadap status kualitas hidup pasien PGK hemodialisis. Dari kedua variabel tersebut diketahui bahwa status DM merupakan variabel dominan yang berhubungan dengan kualitas hidup. Oleh karena itu perlu dilakukan perhatian lebih khususnya bagi pasien dengan DM dan peninjauan kembali terkait aturan pendampingan keluarga bagi pasien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 72/15 Bes f
Uncontrolled Keywords: HEMODIALYSIS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANIKHA WIDYA BESTARI, 101111148UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Adiningsih, Dr.,dr.MS.MCNUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 27 Aug 2015 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 05:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22447
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item