PEMAKAIAN SIKLAMAT DAN HYGIENE SANITASI PADA PROSES PRODUKSI ES DAWET KUDUS DI SURABAYA

ENI MUJI RAHAYU, 100411431 (2013) PEMAKAIAN SIKLAMAT DAN HYGIENE SANITASI PADA PROSES PRODUKSI ES DAWET KUDUS DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-rahayuenim-26217-6.abstr-k.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT(5).pdf
Restricted to Registered users only until 2019.

Download (860kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Siklamat (Cyclamate) adalah Bahan Tambahan Pangan (BTP) pemanis yang diizinkan pemakaiannya dalam produk makanan dengan peraturan ketat, Siklamat sering disalahgunakan oleh produsen makanan untuk mendapatkan makanan yang manis dengan biaya produksi rendah sehingga bisa menambah keuntungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemakaian siklamat pada es dawet kudus yang banyak dijajakan di sepanjang jalan raya Kertajaya Indah dan jalan raya Gunung Sari Surabaya, selain itu juga mempelajari karakteristik pedagang,pengetahuan serta hygiene dan sanitasinya. Penelitian ini termasuk penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi di tempat penjualan dan tempat produksi. Pengambilan sampel dilakukan secara aksidental dengan mengambil pedagang yang kebetulan ada sebagai responden, didapat 11 pedagang dan diambil 11 sampel untuk diperiksa kandungan siklamat serta dilakukan observasi di 5 sentra produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 3 sampel (27,3%) positif mengandung siklamat dengan kandungan 20,67 mg/l – 35,62 mg/l. Kandungan siklamat dalam sampel yang positif siklamat masih dalam kategori memenuhi syarat. Pengetahuan pedagang sebagian kecil yaitu 3 orang (27,3 %) yang memiliki pengetahuan cukup sedangkan sebagian besar responden yaitu sebanyak 8 orang (72,7%) masuk dalam kategori pengetahuan tentang siklamatnya kurang. Semua pedagang (100%) tidak pernah mendapatkan kegiatan pembinaan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan. Keadaan hygiene dan sanitasi di tempat produksi dan di tempat penjualan sebagian besar tidak sesuai dengan Kepmenkes RI No. 942/Menkes/SK/VII/2003 antara lain dalam hal penyediaan air bersih, penggunaan BTP ilegal, kebiasaan mencuci tangan dan penggunaan celemek dan penutup kepala. Kesimpulan penelitian ini ada beberapa pedagang yang memakai siklamat pada minuman yang dijual dan beberapa kondisi hygiene sanitasi tidak memenuhi syarat dikarenakan pedagang tidak menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi secara benar dan karena kurangnya pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka perlu upaya meningkatkan pengetahuan pedagang tentang pemakaian siklamat secara aman serta anjuran pada pedagang untuk menjaga mutu produk makanan melalui program pembinaan dan pengawasan oleh Dinas Kesehatan. Kepada konsumen diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih makanan jajanan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 06/13 Rah p
Uncontrolled Keywords: HYGIENE � SANITATION
Subjects: R Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ENI MUJI RAHAYU, 100411431UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Adiningsih, Dr. , dr., M.S., M.CN.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 30 Jul 2013 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 17:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22460
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item