FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KETABANG SURABAYA

ALI MUSTOFA, 101011302 (2013) FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KETABANG SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-mustofaali-26225-6.abst-k.pdf

Download (340kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah diatas normal. Menurut WHO pada tahun 2003 terdapat lebih dari 200 juta orang menderita Diabetes Mellitus di dunia, dan angka tersebut akan bertambah menjadi 333 juta orang di tahun 2025. Data Puskesmas Ketabang Surabaya menunjukkan dari tahun 2008 hingga tahun 2011 adanya peningkatan rata-rata jumlah penderita Diabetes Mellitus baru dari tahun ke tahun sebesar 25,57%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor rIsiko yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Mellitus di puskesmas Ketabang Surabaya. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol. Sampel kasus adalah pasien yang baru terdiagnosis diabetes mellitus selama 3 bulan terakhir dan sampel kontrol adalah pasien yang bukan penderita diabetes mellitus yang berobat di ruang Balai Pengobatan Puskesmas Ketabang Surabaya selama 3 bulan terakhir. Jumlah sampel 74 orang dengan 37 kasus dan 37 kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Uji yang digunakan adalah uji Chi Square Yate’s Correction for Continuity dengan p<0,05, 95% Confidence Interval (CI) dan Odds Ratio (OR). Hasil uji Chi Square Yate’s Correction for Continuity menunjukkan bahwa faktor-faktor yang terbukti berpengaruh terjadinya diabetes mellitus adalah umur >40 tahun (p=0,000; OR=9,706; 95% CI:2,858yang tinggi (p=0,036; OR=3,033; 95%CI:1,176Kesimpulan yang dapat diambil adalah umur > 40 tahun, riwayat keluarga, tekanan darah tinggi, kurang aktivitas olahraga dan konsumsi karbohidrat yang tinggi merupakan faktor risiko Diabetes Mellitus. Disarankan untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Diabetes Mellitus melalui konsumsi karbohidrat yang seimbang, dan melakukan aktivitas olahraga yang cukup. Selain itu, perlu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan bahaya yang ditimbulkan akibat Diabetes Mellitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 08/13 Mus f
Uncontrolled Keywords: Lucia Yovita Hendrati
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ALI MUSTOFA, 101011302UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Yovita Hendrati, , S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 30 Jul 2013 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 04:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22462
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item