PENILAIAN RISIKO PADA PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE (OHC) DI WORKSHOP FABRIKASI PT BANGUN SARANA BAJA GRESIK

DHEAN AYU LESTARI, 100810405 (2013) PENILAIAN RISIKO PADA PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE (OHC) DI WORKSHOP FABRIKASI PT BANGUN SARANA BAJA GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-lestaridhe-26229-5.abstr-k.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penilaian risiko adalah upaya untuk menghitung nilai risiko dari potensi bahaya yang ada dan menentukan apakah tingkat risiko yang ada bisa diterima atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program penilaian risiko yang dilakukan oleh PT. Bangun Sarana Baja Gresik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini berfokus pada pengoperasian overhead crane (OHC) di workshop fabrikasi PT. Bangun Sarana Baja Gresik. Data primer didapat dari wawancara dan observasi yang akan disajikan dalam table kemudian dianalisis dan dijabarkan dalam perumusan deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa PT. Bangun Sarana Baja Gresik belum melakukan penilaian risiko pada overhead crane, namun telah melakukan identifikasi bahaya dan menetapkan pengendalian yang dirangkum dalam JSA. Pada hasil penilaian risiko yang dilakukan terdapat 40 bahaya dengan rincian 18 bahaya kategori risiko tingkat tinggi dan 22 bahaya kategori risiko tingkat sedang. Jenis pengendalian yang paling banyak diimplementasikan adalah pematuhan SOP dan APD sebesar 75%. Hal ini cukup signifikan dan efektif walaupun masih terdapat risiko sisa sebanyak 4 bahaya dengan kategori tingkat risiko tinggi, 13 bahaya dengan kategori tingkat risiko sedang dan 23 bahaya dengan kategori tingkat risiko rendah yang masih harus dikelola sampai pada tingkatan nilai yang dapat ditoleransi. Perusahaan disarankan untuk melaksanakan pengidentifikasian secara terperinci dengan melihat bahaya dan risiko pada setiap tahapan pengoperasian, tenaga pengoperasi OHC harus memiliki lisensi K3 (SIO) dan pengalaman khusus tentang pengoperasian OHC sesuai permenaker no. 09/ MEN/VII/2010, SOP Pengoperasian Overhead Crane sudah ada namun belum dilengkapi dengan SOP pengangkatan dan pengikatan, oleh karena itu perlu segera dibuat sebagai panduan baku pekerjaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKLM 09/13 Les p
Uncontrolled Keywords: RISK ASSESSMENT
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DHEAN AYU LESTARI, 100810405UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Sulaksmono.,, dr., M.S., M.PH., Sp.OkUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 30 Jul 2013 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 05:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22463
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item