PERBEDAAN RISIKO KANKER SERVIKS MENURUT JUMLAH PARITAS, PERILAKU SEKSUAL, PENGGUNAAN KONTRASEPSI, HIGIENE DAN SIRKUMSISI DI YAYASAN KANKER WISNUWARDHANA SURABAYA

ADEJULAESTARI, 100830179 (2010) PERBEDAAN RISIKO KANKER SERVIKS MENURUT JUMLAH PARITAS, PERILAKU SEKSUAL, PENGGUNAAN KONTRASEPSI, HIGIENE DAN SIRKUMSISI DI YAYASAN KANKER WISNUWARDHANA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-adejulaest-17305-fkm242--k.pdf

Download (576kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-adejulaest-14454-fkm242--e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu penyakit yang sekarang ini cukup menjadi momok bagi masyarakat adalah kanker serviks. Kanker serviks biasanya menyerang wanita 35-55 tahun. 90% dari kanker serviks berasal dari sel skuamosa yang melapisi serviks dan 10% sisanya berasal dari sel kelenjar penghasil lendir pada saluran servikal yang menuju ke dalam rahim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan risiko kanker serviks menurut jumlah paritas, perilaku sekasual, penggunaan kontrasepsi, hygiene dan sirkumsisi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan rancangan kasus kontol. Populasi yang digunakan adalah semua wanita baik yang terdiagnosis kanker serviks maupun yang tidak terdiagnosis kanker serviks di Yayasan Kanker Wisnuwardhana Surabaya. Jumlah sampel kelompok kasus dan kontrol masing-masing sama sebanyak 30 orang. Untuk mengetahui perbedaan risiko kanker serviks dengan cara menghitung nilai Odd Ratio, dan untuk menilai tingkat kemaknaan nilai Odd Ratio dengan menghitung Interval Keyakinan 95%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa risiko kanker serviks pada wanita yang melahirkan 4-5 kali sebesar 4,17 kali dibanding wanita yang melahirkan 1-3 kali dengan interval keyakinan 0,86-26,60. Wanita dengan jarak persalinan <2 tahun berisiko 9,00 kali dibanding wanita dengan jarak persalinan >2 tahun dengan interval keyakinan 1,48-64,71. Wanita usia hamil pertama ≤17 tahun risiko terkena kanker servik sebesar 5,92 kali dibandingkan dengan hamil pertama usia ≥20 tahun dengan interval keyakinan 1,18-33,35. Risiko kanker serviks pada wanita usia pertama kali hubungan seksual ≤17 sebesar 16,15 kali dibanding wanita usia pertama kali hubungan seksual ≥20 tahun dengan interval keyakinan 3,12-92,13. Lama pemakaian kontrasepsi ≥5 tahun berisiko terkena kanker sebesar 11,77 kali dibanding pemakaian kontrasepsi <5 tahun dengan interval keyakinan 2,62-70,57. Wanita yang mengganti celana dalam 1kali sehari risiko kanker serviks sebesar 13,00 kali dibanding wanita mengganti celana dalam ≥3kali sehari dengan interval keyakinan 1,65-116,57. Disimpulkan bahwa dengan melahirkan 1-3 kali dengan jarak persalinan yang >2 tahun dan pada usia ≥20 tahun, melakukan hubungan seksual pada usia ≥20 tahun dengan jumlah pasangan 1 orang, pemakaian kontrasepsi <5 tahun serta mengganti celana dalam ≥3 kali sehari mampu menurunkan risiko terkena kanker srviks pada wanita.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 242/10 Ade p
Uncontrolled Keywords: CERVIC UTERI - CANCER
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ADEJULAESTARI, 100830179UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 29 Mar 2011 12:00
Last Modified: 27 Jun 2016 03:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22487
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item