EVALUASI PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KAWASAN TANPA ROKOK DI TEMPAT IBADAH UMAT ISLAM (PERDA KOTA SURABAYA NO. 5 TAHUN 2008)

HARIS SURAHMAN, 100710143 (2012) EVALUASI PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KAWASAN TANPA ROKOK DI TEMPAT IBADAH UMAT ISLAM (PERDA KOTA SURABAYA NO. 5 TAHUN 2008). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2012-surahmanha-22047-5.abstr-t.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bahaya ancaman asap rokok bagi kesehatan mulai menjadi fokus yang penting bagi pemerintah di beberapa daerah. Salah satu contohya adalah Pemerintah Kota Surabaya yang telah memberlakukan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok. Dalam peraturan daerah tersebut Pemerintah Kota Surabaya menyebutkan bahwa tempat ibadah termasuk salah satu kawasan tanpa rokok. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi proses pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2008 di tempat ibadah Umat Islam yang berada di wilayah Surabaya Utara, Surabaya Pusat dan Surabaya selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan Perda Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2008 tentang KTR dan KTM di tempat ibadah Umat Islam yang berada di wilayah Surabaya Utara, Surabaya Pusat dan Surabaya selatan. Observasi dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pemasangan tanda larangan merokok, penggunaan rokok, produksi rokok, penjualan rokok, penyelenggaraan iklan rokok, dan promosi rokok. Wawancara mendalam dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang sosialisasi dan pembinaan dari dinas sosial. Hasil observasi menunjukkan bahwa 100% tempat ibadah Umat Islam yang menjadi objek penelitian belum memasang tanda larangan merokok yang standar, sebanyak 75% masih terdapat orang merokok, dan 100% bebas dari aktivitas produksi rokok, penjualan rokok, penyelenggaraan iklan rokok, dan promosi rokok. Sedangkan hasil wawancara mendalam menunjukkan bahwa 100% ketua ta’mir masjid yang menjadi objek penelitian belum memperoleh sosialisasi dan pembinaan dari dinas sosial. Kesimpulan yang dapat diambil adalah proses pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2008 di tempat ibadah Umat Islam yang menjadi objek penelitian belum berjalan sebagaimana mestinya. Dinas Sosial diharapkan dapat memberi sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh penanggung jawab tempat ibadah Umat Islam di Surabaya dengan segera.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.284/12 Sur e
Uncontrolled Keywords: ISLAM
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HARIS SURAHMAN, 100710143UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 27 Dec 2012 12:00
Last Modified: 07 Sep 2016 02:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22580
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item