ANALISIS PENGARUH HIPOTESIS EKSPEKTASI INFLASI RASIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA (1997:1 – 2007:4)

AROEF SARIFUDIN, 040510630 (2009) ANALISIS PENGARUH HIPOTESIS EKSPEKTASI INFLASI RASIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA (1997:1 – 2007:4). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-sarifudina-10587-c8209-k.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-sarifudina-10300-c8209.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh hipotesis ekspektasi inflasi rasional terhadap efektivitas kebijakan moneter di Indonesia. Model yang digunakan adalah Two Stage Least Square (TSLS) dengan data time series secara kuartalan dari tahun 1997:1 sampai 2007:4. Variabel yang mewakili efektivitas kebijakan moneter adalah variabel tingkat bunga. Sedangkan ekspektasi inflasi dipengaruhi oleh variabel nilai tukar, jumlah uang beredar (M2) dan inflasi. Dimana dalam metode perhitungannya dibagi menjadi dua model yaitu model terkendala dan model tanpa kendala. Hasil uji t dan uji F menyimpulkan adanya hubungan,baik itu hubungan secara individu maupun secara bersama-sama antara masing-masing variabel pada persamaan model terkendala yang meliputi variabel tingkat bunga dan ekspektasi inflasi maupun variabel pada persamaan model tanpa kendala yang meliputi variabel tingkat bunga, M2, inflasi dan nilai tukar. Koefisien determinasi secara keseluruhan menunjukkan kontribusi variabel-variabel pembentuk ekspektasi inflasi rasional pada model tanpa kendala lebih besar pengaruhnya daripada variabel ekspektasi inflasi pada model terkendala dalam menerangkan variabel dependennya. Hasil peramalan baik pada model terkendala maupun model tanpa kendala menunjukkan bahwa tingkat bunga direspon positif oleh ekspektasi inflasi rasional. Hal tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan tingkat bunga hanya akan menyebabkan inflasi meningkat. Itu artinya kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia untuk mencapai stabilitas harga dengan cara meningkatkan tingkat bunga ketika inflasi tinggi tidak akan efektif, karena peningkatan tingkat bunga tersebut hanya akan meningkatkan inflasi dari tingkat sebelumnya. Sehingga kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia tidak akan efektif untuk mencapai stabilitas harga, kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia tersebut hanya akan meningkatkan inflasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 82 / 09 Sar a
Uncontrolled Keywords: efektivitas kebijakan moneter; ekspektasi inflasi rasional; uji t-statistik; uji F-statistik; R-square
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG3810-4000 Foreign exchange. International finance. International monetary system
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ2351 Inflation and taxation
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
AROEF SARIFUDIN, 040510630UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSamekto Hartojo, SEUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 13 Oct 2009 12:00
Last Modified: 29 Sep 2016 14:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2276
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item