RISIKO PERSALINAN TINDAKAN MENURUT FAKTOR IBU, FAKTOR KESEHATAN IBU, FAKTOR BAYI DAN JENIS PERSALINAN SEBELUMNYA

MITAH RAHAYU SUWIGNYO, 100710168 (2011) RISIKO PERSALINAN TINDAKAN MENURUT FAKTOR IBU, FAKTOR KESEHATAN IBU, FAKTOR BAYI DAN JENIS PERSALINAN SEBELUMNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-suwignyomi-20338-fkm631-k.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-suwignyomi-17061-fkm631-r.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka kejadian persalinan tindakan mengalami peningkatan secara global, terutama pada persalinan seksio sesarea. Ada beberapa fakta tentang morbiditas ibu yang dihubungkan dengan kejadian persalinan tindakan. Beberapa morbiditas itu antara lain kejadian infeksi dan perdarahan. Menurut data SDKI tahun 2007, morbiditas tersebut merupakan penyumbang penyebab kematian ibu yang tinggi yakni sebesar 28% untuk kasus perdarahan dan 24% untuk kasus infeksi. 55% dari kasus perdarahan disebabkan oleh persalinan dengan sectio caesarea. Sehingga persalinan dengan tindakan secara tidak langsung ikut menyumbang penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko yang mungkin dapat menyebabkan persalinan tindakan berdasarkan faktor ibu, faktor kesehatan ibu, faktor bayi, dan jenis persalinan sebelumnya. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus kontrol. Sebanyak 78 ibu menjadi sampel dalam penelitian ini yang terdiri dari 39 ibu sebagai kelompok kasus dan 39 ibu sebagai kelompok kontrol. Kasus adalah ibu yang mengalami persalinan tindakan dengan kriteria gravida ≥ II pada bulan Oktober 2010 hingga Januari 2011. Kontrol adalah ibu yang mengalami persalinan normal dengan kriteria sama seperti pada kelompok kasus. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan 95% CI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besar risiko yang terbukti bermakna terhadap terjadinya persalinan tindakan adalah jarak kehamilan < 2 tahun dengan OR = 3,08 (95% CI: 1,04dan persalinan tindakan sebagai jenis persalinan sebelumnya dengan OR = 60,8 (95% CI: 7,54risiko 3,08 kali untuk mengalami persalinan tindakan dan ibu yang sebelumnya menjalani persalinan tindakan berisiko 60,8 kali untuk mengalami persalinan tindakan pada persalinan berikutnya. Sedangkan faktor lain tidak terbukti secara statistik terhadap terjadinya persalinan tindakan adalah umur ibu ≥ 35 tahun, paritas ≥ 3 kali, hipertensi, berat bayi > 3500 gram. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan jika ibu ingin hamil lagi maka jarak dengan kehamilan sebelumnya adalah lebih dari 2 tahun. Selain itu, bagi ibu dengan riwayat persalinan tindakan perlu lebih rutin melakukan asuhan antenatal pada kehamilan berikutnya agar jika ada komplikasi yang dapat menyebabkan persalinan tindakan dapat diketahui sedini mungkin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 63 /11 Suw r
Uncontrolled Keywords: INFANTS
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MITAH RAHAYU SUWIGNYO, 100710168UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 20 Oct 2011 12:00
Last Modified: 21 Oct 2016 22:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22896
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item