FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA FINISHING BAGIAN KONSTRUKSI DI PT ALIM AMPUHJAYA STEEL SIDOARJO

SYAFITRIA KUMALASARI, 00710061 (2011) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA FINISHING BAGIAN KONSTRUKSI DI PT ALIM AMPUHJAYA STEEL SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kumalasari-20357-fkm621-t.pdf

Download (320kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kumalasari-17080-fkm621-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pekerja finishing berisiko terpajan faktor fisik dan kimia yaitu suara bising dan debu. Diperlukan upaya pengendalian untuk melindungi pekerja finishing dari efek bahaya tersebut, salah satunya dengan pemakaian Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan terhadap pemakaian alat pelindung diri pada pekerja finishing bagian konstruksi di PT ALIM AMPUHJAYA STEEL Sidoarjo. Penelitian ini bersifat observational dan dari sistem analisisnya termasuk penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek adalah seluruh pekerja finishing bagian konstruksi, yakni 28 orang pekerja pada bulan Maret-April 2011 di PT ALIM AMPUHJAYA STEEL Sidoarjo. Data diambil menggunakan kuesioner dan observasi. Variabel penelitian adalah karakteristik responden (usia, tingkat pendidikan dan masa kerja), faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap pekerja), faktor pemungkin (ketersediaan APD), faktor penguat (dorongan HSE dan dorongan rekan kerja) dan tindakan pemakaian APD. Kuatnya hubungan diuji menggunakan contingency coefficient jika data berskala nominal dan spearman’s rho correlation jika data berskala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia ≤ 24 tahun (53,6%), tingkat pendidikan SMA/Sederajat (89,3%), masa kerja ≤ 4 tahun (57,1%), pengetahuan baik (89,3%), sikap pekerja baik (53,6%), ketersediaan APD tidak mendukung (53,6%), dorongan HSE cukup (67,9%), dorongan rekan kerja tidak mendukung (60,7%) dan tindakan pemakaian APD cukup (60,7%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan cukup kuat antara usia (0,571), masa kerja (0,486), sikap pekerja (0,456), ketersediaan APD (0,496), dorongan HSE (0,432), dorongan rekan kerja (0,707) dan ada hubungan yang lemah antara tingkat pendidikan (0,194), pengetahuan (0,042) terhadap pemakaian APD. Disarankan kepada perusahaan untuk memperbaiki metode promosi kesehatan (penyuluhan, pelatihan dan pengawasan) oleh petugas HSE secara berkala dan kontinyu, serta perlu adanya penambahan APD sesuai dengan jumlah dan jenis APD yang sepenuhnya disediakan oleh perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 62 /11 Kum f
Uncontrolled Keywords: INDUSTRY - PROTECTION EQUIPMENT
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SYAFITRIA KUMALASARI, 00710061UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoeroel Widajati, S.KM., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 20 Oct 2011 12:00
Last Modified: 21 Oct 2016 21:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22903
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item