HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN KARAKTERISTIK PEKERJA DENGAN KELUHAN SUBYEKTIF KELELAHAN MATA PADA OPERATOR KOMPUTER TELE ACCOUNT MANAGEMENT DI PT. TELKOM REGIONAL 2 SURABAYA

FERY FIRMAN SANTOSO, 100710001 (2011) HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN KARAKTERISTIK PEKERJA DENGAN KELUHAN SUBYEKTIF KELELAHAN MATA PADA OPERATOR KOMPUTER TELE ACCOUNT MANAGEMENT DI PT. TELKOM REGIONAL 2 SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-santosofer-20290-fkm571-k.pdf

Download (123kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-santosofer-17088-fkm571-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat vital. Intensitas pencahayaan yang buruk dan penggunaan komputer yang berlebihan akan menyebabkan kelelahan mata. Pencahayaan yang baik memungkinkan tenaga kerja melihat obyek-obyek yang dikerjakannya secara jelas dan cepat. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari hubungan antara pencahayaan dan karakteristik pekerja yang meliputi usia, masa kerja dan lama kerja dengan keluhan subyektif kelelahan mata pada operator komputer di TAM PT. Telkom Regional 2 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah observasi. Dari segi waktu, penelitian ini termasuk cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah semua operator komputer yang memenuhi kriteria (34 orang). Data diperoleh melalui pengukuran, kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Koefisien Kontingensi untuk mengetahui kekuatan hubungan antar variabel serta menghitung nilai Risiko Relatif untuk mengetahui prevalensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan umum berkisar antara 39-290 luks dan intensitas pencahayaan lokal berkisar antara 61,5-187,3 luks tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh PMP no. 7 tahun 1964 (500 luks). Karakteristik operator komputer sebagian besar berusia 20-29 tahun (64,70%) dengan masa kerja sebagian besar kurang dari 3 tahun (70,60%) dan lama kerja 4-8 jam (52,90%) dan sebagian besar tidak mengalami gangguan kesilauan (55,90%) dan gangguan bayangan (94,10%). Sebagian besar operator komputer mengalami keluhan okuler (60,0%). Terdapat hubungan yang sedang antara kesilauan (C = 0,309) dan lama kerja (C = 0,326) dengan keluhan kelelahan mata. Hanya kesilauan, bayangan dan lama kerja yang memiliki nilai Risiko Relatif yang bermakna. Disarankan agar perusahaan mengadakan perawatan kebersihan secara rutin pada lampu dan armatur, dinding, lantai dan meja kerja serta mengoptimalkan lampu. Juga perlu dilakukan perubahan posisi meja kerja agar tidak ada pekerja yang menghadap jendela. Bagi operator komputer hendaknya mengistirahatkan mata sejenak sesegera mungkin setelah keluhan kelelahan mata mulai dirasakan. Kata

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 57 /11 San h
Uncontrolled Keywords: COMPUTER ; EYESTRAIN
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FERY FIRMAN SANTOSO, 100710001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNoeroel Widajati, S.KM, M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 20 Oct 2011 12:00
Last Modified: 21 Oct 2016 21:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22905
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item