HUBUNGAN KETERATURAN PENGOBATAN DENGAN KEJADIAN STROKE ULANG

SINTA KURNIASARI, 100710011 (2011) HUBUNGAN KETERATURAN PENGOBATAN DENGAN KEJADIAN STROKE ULANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kurniasari-20407-fkm881-k.pdf

Download (270kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kurniasari-17134-fkm881-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seseorang yang pernah terserang stroke memiliki risiko mengalami serangan stroke berulang, terutama bila faktor risiko yang ada tidak ditanggulangi dengan baik. Tindakan pengobatan stroke yang teratur menjadi hal yang patut diperhatikan dalam upaya prevensi sekunder. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan keteraturan pengobatan (minum obat dan kontrol) dengan kejadian stroke ulang. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus kontrol. Pengambilan data primer dilakukan dengan cara wawancara dengan kuesioner pada 74 penderita pasca stroke, terdiri dari 37 orang penderita stroke ulang (kelompok kasus) dan 37 orang penderita bukan stroke ulang (kelompok kontrol). Sampel penelitian ditarik dari populasi dengan cara systematic random sampling. Variabel bebas penelitian adalah keteraturan minum obat dan kontrol. Sedangkan variabel terikat penelitian adalah kejadian stroke ulang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan level signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berusia lebih dari 45tahun (93%), jenis kelamin laki laki (56%) dengan tingkat pendidikan tinggi (63%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara keteraturan minum obat (p=0,005) dan keteraturan kontrol (p=0,000) dengan kejadian stroke ulang. Selain itu, juga menganalisis sub variabel keteraturan minum obat dan kontrol. Dan variabel yang signifikan adalah ketepatan minum semua obat (p=0,028), ketepatan frekuensi (p=0,003), ketekunan minum obat (p=0,046), kontrol stroke dan faktor risiko (p=0,000), ketepatan frekuensi kontrol (p=0,005) dan ketepatan frekuensi pemeriksaan darah (p=0,021) dengan kejadian stroke ulang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara keteraturan minum obat dan kontrol dengan kejadian stroke ulang. Oleh sebab itu, perlu adanya penyuluhan bagi penderita pasca stroke untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 88 /11 Kur h
Uncontrolled Keywords: STROKE
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SINTA KURNIASARI, 100710011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDr. Santi Martini, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 24 Oct 2011 12:00
Last Modified: 21 Oct 2016 19:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22920
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item