HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KESEGARAN JASMANI DENGAN BEBAN KERJA FISIK TENAGA KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI WORKSHOP I PT. BARATA INDONESIA (PERSERO)

IRMA ARIFIONA, 100911376 (2011) HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KESEGARAN JASMANI DENGAN BEBAN KERJA FISIK TENAGA KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI WORKSHOP I PT. BARATA INDONESIA (PERSERO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-arifionair-20414-fkm861-k.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-arifionair-17141-fkm861-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Barata Indonesia (Persero) merupakan perusahaan bergerak di bidang manufaktur pembuatan alat berat, permesinan, pengecoran, konstruksi, dan jasa pemasangan. PT. Barata Indonesia (Persero) mempunyai 5 proses produksi meliputi workshop 1,2,3,4 dan 5. Di workshop I, sebagian besar pekerjaan dilakukan secara manual sehingga tenaga kerja mendapatkan beban kerja fisik yang cukup berat. Untuk itu perlu peningkatan status gizi dan kesegaran jasmani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kesegaran jasmani dengan beban kerja fisik tenaga kerja bagian produksi di workshop I PT.Barata Indonesia (Persero) Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskript<font color="#FF0000">if dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dari populasi dengan cara mempersempit kemungkinan calon subyek untuk terpilih ke dalam sample penelitian yang berjumlah 14 orang. Variabel yang diamati adalah status gizi melalui penghitungan BMI, kesegaran jasmani dengan cara HST, dan beban kerja fisik dengan metode denyut nadi kerja dan CVL. Data kemudian dianalisis secara deskript<font color="#FF0000">if dengan menggunakan uji koefisien kontingensi untuk mengetahui keeratan hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini adalah hubungan yang mempunyai keterikatan cukup lemah karena hasil uji koefisien kontingensi sebesar < 0,5 adalah hubungan antara status gizi dan kesegaran jasmani, status gizi dengan beban kerja fisik dengan metode denyut nadi kerja maupun CVL,kesegaran jasmani dengan beban kerja fisik dengan metode denyut nadi kerja sedangkan yang mempunyai keterikatan cukup kuat karena hasil koefisien kontingensi sebesar > 0,5 adalah hubungan antara status gizi dengan beban kerja fisik dengan metode CVL. Disarankan agar perusahaan mewajibkan tenaga kerja untuk melakukan olahraga secara rutin, memberikan sosialisasi tentang gizi dan kesegaran jasmani, perusahaan melakukan tes kesegaran jasmani secara berkala dan untuk penelitian selanjutnya dilakukan pada populasi yang lebih besar tidak hanya pada tenaga kerja organik tetapi kepada tenaga kerja outsourcing

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 86 /11 Ari h
Uncontrolled Keywords: LABOR PRODRUCTIVITY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene, Including clothing, bathing, exercise, travel, nutrition, sleep, sex hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
IRMA ARIFIONA, 100911376UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Sulaksmono, dr., M.S., M.PH, SpOKUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 24 Oct 2011 12:00
Last Modified: 27 Oct 2016 23:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22925
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item