EVALUASI PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. M. HAULUSSY AMBON

RUDDY LA UNGA, 100911405 (2011) EVALUASI PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. M. HAULUSSY AMBON. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ungaruddyl-20534-fkm123-k.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ungaruddyl-17233-fkm123-e.pdf
Restricted to Registered users only until December 2019.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Linen dapat terkontaminasi dengan darah, cairan sekresi dan ekskresi tubuh. Pengelolaan linen perlu diperhatikan agar tidak terjadi kontaminasi ke lingkungan yang berakibat infeksi nosokomial. RSUD Dr. M. Haulussy Ambon sebagai rumah sakit rujukan di Kota Ambon, memberikan pelayanan medis maupun perawatan kepada pasien. Hal ini sangat berdampak terhadap timbulnya penyakit dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengelolaan linen di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon berdasarkan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004, Depkes RI (2002a), dan Tietjen et al. (2004). Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Wawancara yang dilakukan kepada Kepala Sub Bagian Umum</b> dan petugas pengelola linen untuk melengkapi data yang tidak bisa diperoleh melalui observasi. Variabel yang diteliti meliputi linen, SDM, protap, sarana prasarana, pengangkutan linen, penanganan linen kotor, penanganan linen bersih, tata laksana tepat pencucian linen, personal hygiene dan penggunaan APD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah linen belum memenuhi standar minimal tiga kali kapasitas tempat tidur, kualitas SDM kurang memadai karena tidak pernah mendapatkan pelatihan pengelolaan linen, protap tidak ada, sarana prasarana kurang menunjang, pengangkutan linen dan penanganan linen kotor termasuk kategori kurang, sedangkan penanganan linen bersih, tata laksana tempat pencucian linen, serta personal hygiene dan penggunaan APD termasuk kategori sedang. Selain itu tidak pernah dilakukan pengawasan terhadap kualitas fisik maupun bakteriologis linen. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengelolaan linen di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon termasuk kategori kurang, sehingga belum memenuhi standar berdasarkan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004, Depkes RI (2002a), dan Tietjen et al. (2004). Saran yang dapat diberikan yaitu penambahan jumlah linen sesuai standar minimal tiga kali kapasitas tempat tidur, mengadakan pelatihan bagi petugas pengelola linen, penambahan sarana prasarana pengelolan linen serta penyusunan dan sosialisasi protap pengelolaan linen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 123 /11 Ung e
Uncontrolled Keywords: LINEN HOSPITAL LAUNDRIES
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RUDDY LA UNGA, 100911405UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMerryana Adriani, Dr., S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 31 Oct 2011 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 19:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22966
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item