HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, LINGKUNGAN KERJA, PEKERJAAN DAN PSIKOLOGI DENGAN KELELAHAN SUBJEKTIF (Studi di bagian Fit Up PT. Alim Ampuhjaya Steel Sidoarjo)

NORMAN ARIAS, 100710021 (2011) HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, LINGKUNGAN KERJA, PEKERJAAN DAN PSIKOLOGI DENGAN KELELAHAN SUBJEKTIF (Studi di bagian Fit Up PT. Alim Ampuhjaya Steel Sidoarjo). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ariasnorma-20566-fkm137-k.pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ariasnorma-17255-fkm137-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan memicu hilangnya efisiensi dan penurunan motivasi dalam bekerja sehingga dapat menurunkan kapasitas kerja dan ketahanan tubuh. Kelelahan yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan ataupun gangguan kesehatan yang pada akhirnya dapat menyebabkan produktivitas menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari hubungan faktor karakteristik individu, lingkungan kerja, pekerjaan dan psikologi dengan kelelahan subjektif di bagian fit up PT. Alim Ampuhjaya Steel Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran. Responden adalah seluruh pekerja di bagian fit up PT. Alim Ampuhjaya Steel Sidoarjo sebanyak 20 responden. Untuk mengetahui kuat hubungan antar variabel digunakan koefisien kontingensi (C) dan correlation spearman (rs). Variabel yang diteliti adalah faktor karakteristik individu, lingkungan kerja, pekerjaan dan psikologi dengan kelelahan subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 20 responden sebagian besar responden mengalami kelelahan ringan yaitu sebanyak 14 responden (70%) dan kelelahan sedang sebanyak 6 responden (30%). Berdasarkan uji statistik terdapat hubungan yang sangat lemah ditunjukkan oleh faktor umur (rs = 0,03), status pernikahan (C = 0,08) dan lama tidur (rs = 0,09) sementara hubungan yang lemah oleh masa kerja (rs = -0,17), beban kerja (rs = -0,18) dan psikologi (C = 0,24) serta hubungan sedang yaitu tingkat pendidikan (rs = 0,35) dan iklim kerja (rs = 0,32). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah terdapat hubungan antara karakteristik individu, iklim kerja, beban kerja dan psikologi dengan kelelahan subjektif dimana faktor umur, status pernikahan dan lama tidur dengan hubungan yang sangat lemah, masa kerja, beban kerja dan psikologi hubungan lemah sedangkan untuk tingkat pendidikan dan iklim kerja menunjukkan hubungan yang sedang. Saran untuk mengurangi kelelahan adalah perlu perhatian khusus kepada pekerja usia tertentu, memberikan ventilasi yang adekuat di tempat kerja, memberikan beban kerja sesuai kemampuan psikis dan fisik pekerja yang bersangkutan, melakukan pembinaan mental pada pekerja secara teratur maupun berkala, memberikan fasilitas rekreasi dan istirahat sebaik-baiknya, pembentukan tim untuk penanggulangan kelelahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 137 /11 Ari h
Uncontrolled Keywords: FATIGUE ; NURSE - JOB STRESS
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NORMAN ARIAS, 100710021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Rohim Tualeka, Drs., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 01 Nov 2011 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 17:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22978
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item