HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, PEKERJAAN DAN LINGKUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA DI UNIT FABRIKASI PT. BANGUN SARANA BAJA GRESIK

YAN PROBO HANGGORO, 100710264 (2011) HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, PEKERJAAN DAN LINGKUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA DI UNIT FABRIKASI PT. BANGUN SARANA BAJA GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-hanggoroya-20569-fkm134-k.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-hanggoroya-17258-fkm134-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Kelelahan menunjukkan kondisi yang berbeda – beda dari setiap individu, tetapi semuanya bermuara pada penurunan kapasitas dan produktivitas kerja, penurunan ketahanan tubuh serta kelelahan juga sangat berisiko terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor karakteristik individu, pekerjaan dan lingkungan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja di unit fabrikasi PT. Bangun Sarana Baja. Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel sebesar 54 orang diambil dari tenaga kerja yang bekerja di unit fabrikasi PT Bangun Sarana Baja dengan menggunakan metode simple random sampling. Variabel bebas yang diteliti adalah karakteristik individu (usia, pendidikan, status gizi), faktor pekerjaan (keadaan monoton, beban kerja), faktor lingkungan (kebisingan, suhu, penerangan). Uji korelasi spearman dan uji koefisiensi kontingensi (C) digunakan untuk mengetahui kuat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 tenaga kerja sebanyak 77,8 % mengalami kelelahan sedang, 18,5% mengalami kelelahan rendah, 2 orang 3,7% mengalami kelelahan tinggi. Didapatkan hubungan yang kuat antara perasaan terganggu dengan kebisingan dan suhu ruangan dengan terjadinya kelelahan. Didapatkan hubungan yang lemah antara faktor usia, pendidikan, status gizi, keadaan monoton, beban kerja, dan perasaan tergangggu terhadap penerangan terhadap terjadinya kelelahan. Kesimpulan penelitian bahwa tenaga kerja di unit fabrikasi PT Bangun Sarana Baja beresiko mengalami kelelahan kerja. Faktor yang memiliki hubungan kuat terhadap terjadinya kelelahan tersebut adalah kebisingan dan suhu ruangan. Sebaiknya tenaga kerja diberikan alat pelindung telinga untuk mengurangi dampak dari kebisingan. Diperlukan upaya perbaikan pada system sirkulasi udara di unit fabrikasi agar dapat menurunkan suhu ruangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 134 /11 Han h
Uncontrolled Keywords: FATIGUE
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
YAN PROBO HANGGORO, 100710264UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ. Mukono, Prof. Dr. J. , dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 01 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 22:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22981
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item