HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ENDOMETRIOSIS PADA WANITA USIA REPRODUKTIF DI RSU DR. SOETOMO SURABAYA

EVI ANGGARINI, 100710218 (2011) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ENDOMETRIOSIS PADA WANITA USIA REPRODUKTIF DI RSU DR. SOETOMO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-anggarinie-20590-fkm146-k.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-anggarinie-17267-fkm146-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Endometriosis didefinisikan sebagai penampakan jaringan miripvendometrium diluar dari kavum uterus, yang memicu reaksi peradangan kronis. Penyakit ini cenderung memberat akibat imbas dari siklus menstruasi yang berulang-ulang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara karakteristik menstruasi dengan kejadian endometriosis pada wanita usia reproduktif di RSU Dr. Soetomo Surabaya. Variabel dependen dari penelitian ini adalah endometriosis dan variable independennya adalah usia, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, usia menarche, panjang siklus, durasi, serta karakteristik gangguan menstruasi. Jenis penelitian ini adalah case control, dilakukan pada 42 wanita berusia 15-49 tahun pada masing-masing kelompok kasus dan kontrol di IRJ Obsgyn RSU Dr. Soetomo Surabaya, sedang tidak menggunakan alat kontrasepsi, dan terdiagnosis klinis menderita endometriosis. Instrumen pengumpul data adalah wawancara dengan kuesioner. Hasil analisis chi square menunjukkan ada hubungan antara usia responden dengan endometriosis (p=0,016 ; α= 0,05), tetapi tidak ada hubungan antara status perkawinan dengan kejadian endometriosis (p=0,770 ; α= 0,05). Karakteristik menstruasi yang mempunyai hubungan dengan endometriosis adalah hipermenorea (p=0,003 ; α= 0,05), polimenorea (p=0,040 ; α= 0,05), oligomenorea (p=0,040 ; α= 0,05), metroragia (p=0,000 ; α= 0,05), dismenorea (p=0,000 ; α= 0,05). Sedangkan karakteristik yang tidak memiliki hubungan dengan endometriosis adalah menarche (p=0,277 ; α= 0,05), panjang siklus (p=0,190 ; α= 0,05), lama menstruasi (p=0,190 ; α= 0,05), hipomenorea (p=0,313 ; α= 0,05)dan amenorea (p=1,000 ; α= 0,05). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah usia dan gangguan menstruasi memiliki hubungan dengan endometriosis. Sangat diharapkan kesadaran masyarakat terutama wanita usia reproduktif untuk menggali informasi dan melakukan pemeriksaan segera agar dapat dilakukan penanganan yang tepat dan pentingnya upaya menjaga hidup sehat agar perdarahan menstruasi tetap normal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 146 /11 Ang h
Uncontrolled Keywords: THE WORK ACTIVITIES AND REPRODUCTIVE HEALT
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
EVI ANGGARINI, 100710218UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorChatarina U.W., Prof. Dr. dr., MS., MPHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 03 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22987
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item