PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI DAN STATUS GIZI ANTARA BAYI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN NON ASI EKSKLUSIF

NUR AZIEZAH, 100710217 (2011) PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI DAN STATUS GIZI ANTARA BAYI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN NON ASI EKSKLUSIF. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-aziezahnur-20596-fkm156-k.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-aziezahnur-17273-fkm156-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi pada awal usia kehidupannya. Hal ini tidak hanya karena ASI mengandung cukup zat gizi tetapi juga karena ASI mengandung zat imunologik yang melindungi bayi dari berbagai infeksi. Sebagai makanan terbaik bayi, ASI belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat, bahkan terdapat kecenderungan terjadi pergeseran penggunaan susu formula pada sebagian kelompok masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat konsumsi (energi, protein) dan status gizi antara bayi dengan pemberian ASI Eksklusif dan Non ASI Eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dan bersifat komparatif dengan menggunakan studi cross sectional. Besar sampel sebanyak 34 bayi berusia 6-12 bulan yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu bayi dengan pemberian ASI Eksklusif dan Non ASI Eksklusif. Subjek dipilih dengan cara simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square, Mann Whitney, Fisher’s Exact Test (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu (p=0,000), sosial budaya (p=0,000), sikap ibu (p=0,007), lama pemberian ASI (0,023), frekuensi pemberian ASI (p=0,005), penyakit infeksi (p=0,039), tingkat konsumsi energi (p=0,001), dan status gizi (p=0,007). Sebaliknya tidak terdapat perbedaan penyuluhan gizi tentang ASI (p=0,259), dan tingkat konsumsi protein (p=1,000). Dengan demikian perlu adanya penyuluhan secara rutin mengenai manfaat, keuntungan, dan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi Penetapan peraturan daerah yang mengatur adanya pojok laktasi di tempat umum juga berperan dalam peningkatan penggunaan ASI eksklusif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KKC KK 156 /11 Azi p
Uncontrolled Keywords: BABY FOODS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NUR AZIEZAH, 100710217UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani, Dr.S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 03 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22993
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item