DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI BISKUIT YANG DIPERKAYA GULA SARI BENGKUANG (Pachyrrhizus Erosus), TEPUNG BENGKUANG DAN TEPUNG KEDELAI UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS

LINCE SANDA KIDANG, 100911319 (2011) DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI BISKUIT YANG DIPERKAYA GULA SARI BENGKUANG (Pachyrrhizus Erosus), TEPUNG BENGKUANG DAN TEPUNG KEDELAI UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kidanglinc-20621-fkm162-k.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kidanglinc-17305-fkm162-d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Biskuit merupakan makanan yang terbuat dari tepung terigu dengan penambahan bahan makanan lain. Bahan makanan yang digunakan dalam pembuatan biskuit yaitu tepung terigu, lemak, gula dan cairan dengan kandungan kalori tinggi dan serat rendah. Salah satu alternatif dalam penelitian ini adalah menggunaan bengkuang dan kedelai. Serat kedelai mudah digunakan dalam pengolahan makanan dan tidak menimbulkan perubahan sifat sensorik atau organoleptik makanan sedangkan bengkuang mengandung gula dan pati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan gula bengkuang, tepung bengkuang dan tepung kedelai pada pembuatan biskuit terhadap daya terima, nilai gizi, kandungan serat, nilai food cost, kelayakan usaha dan daya simpan biskuit. Pengembangan formulamenggunakan (true experimental), dan pengujian formula (quasi experimental).Rancangan percobaan menggunakan RAK.Populasi penelitian yaitu biskuit F0 dan biskuit modifikasi dengan penambahan gula bengkuang, tepung bengkuang dan tepung kedelai yang diuraikan secara berturut-turut F1 (90%, 10%, 10%), F2 (80%, 20%, 20%), F3 (70%, 30%, 30%).Jumlah panelis 30 penderita diabetes.Analisisyang dilakukan yaitu uji organoleptik, kandungan gizi dan serat. Uji statistik menggunakan (Friedman Test dan Wilcoxon Signed Rank dengan α=0,05). Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan tingkat kesukaan panelis terhadap karakteristik warna, aroma, rasa, tekstur dan bentuk terhadap 4 jenis biskuit.Formula biskuit yang daya terima paling disukai yaitu F2 (3,85%), hasil perhitungan TKPI (energi: 383,48kkal, protein: 7,65gram, lemak: 3,98gram, karbohidrat: 48,05gram), hasil uji laboratorium (energi:428,343kkal, protein: 7,499gram, lemak: 10,120gram, karbohidrat: 74,942gram), kandungan serat berdasarkan TKPI: 1,08gram dan uji laboratorium: 3,330gram, food cost:Rp 3,824/100gram. Saran dalam penelitian ini, yaitu biskuit yang dapat direkomendasikan untuk penderita diabetes adalah F2 sebagai makanan selingan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 162 / 11 Kid d
Uncontrolled Keywords: DIABETES MELLITUS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
LINCE SANDA KIDANG, 100911319UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAnnis Catur Adi, Dr.Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 04 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 19:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22999
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item