FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PENDERITA KANKER PAYUDARA DALAM MEMERIKSAKAN DIRI KE PELAYANAN KESEHATAN (Studi Dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya)

ELVIRA IRMA PRATIWI, 100710098 (2011) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PENDERITA KANKER PAYUDARA DALAM MEMERIKSAKAN DIRI KE PELAYANAN KESEHATAN (Studi Dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratiwielv-20653-fkm168-k.pdf

Download (293kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratiwielv-17320-fkm168-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan insiden tertinggi nomor dua setelah kanker serviks dan terdapat kecenderungan dari tahun ke tahun insidennya meningkat. Saat ini jumlah kasus baru kanker payudara di Poli Onkologi RSU dr. Soetomo adalah sebanyak 386 orang selama tahun 2010, dimana sekitar 60-70% penderita adalah kasus dengan stadium lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor apa saja yang berpengaruh terhadap keterlambatan penderita kanker payudara dalam memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan case control dengan menggunakan uji regresi logistic dan statcalc untuk melihat nilai OR. Wawancara dilaksanakan pada 72 penderita kanker payudara yang berobat di RSU dr. Soetomo Surabaya. Responden ini terbagi atas kelompok kasus dan kelompok kontrol. Subyek ditarik dari populasi dengan menggunakan metode simple random sampling. Variabel bebas penelitian adalah tingkat pengetahuan, sikap, tingkat sosial ekonomi, persepsi, gangguan terhadap pekerjaan dan kehidupan sosial, rasa nyeri, dan keterjangkauan jarak ke fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil uji regresi logistik multivariat, menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang berpengaruh terhadap terjadinya keterlambatan dalam memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan, yaitu tingkat pengetahuan (p=0,011) dengan nilai OR 4,452 (1,414Kesimpulan yang dapat ditarik adalah orang yang memiliki tingkat pengetahuan dan tingkat sosial ekonomi rendah mempunyai risiko lebih tinggi untuk terlambat memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, bagi tenaga kesehatan baik medis maupun non medis, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan wanita untuk melakukan deteksi dan pemeriksaan dini dengan cara melakukan penyuluhan secara intensif. Dan untuk mengantisipasi penderita kanker payudara yang memiliki tingkat sosial ekonomi yang rendah, diharapkan bagi pemerintah dapat meningkatkan upaya pembiayaan JAMKESMAS dan JAMKESDA secara luas dan tepat sasaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 168 / 11 Pra f
Uncontrolled Keywords: BREAS CANCER
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG491-499 Diseases of the breast
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ELVIRA IRMA PRATIWI, 100710098UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Atoillah Isfandiari, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 07 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 20:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23010
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item