HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR DI RSUD SIDOARJO

IKA PUSPITA SARI, 100911396 (2011) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR DI RSUD SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sariikapus-20677-fkm187-k.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-sariikapus-17346-fkm187-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Partus prematur merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di seluruh dunia. Janin yang lahir secara prematur mempunyai resiko komplikasi kehamilan dan persalianan yang sangat tinggi,. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik kehamilan dengan kejadian partus prematur di RSUD Sidoarjo. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilannya di RSUD Sidoarjo, sampel dalam penelitian ini adalah 90 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan pada bulan April sampai Juni 2011. Variabel bebas adalah usia ibu, jarak kehamilan, paritas, sedangkan variable tergantung adalah partus prematur. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Uji statistik dalam penelitian ini adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara karakteristik kehamilan dengan kejadian partus prematur, responden yang berusia < 20 tahun sebagian besar terjadi partus prematur (63,8%) terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian partus prematur yaitu sebesar 0,048<α (α=0,05), Ho ditolak, dengan nilai contingency coefficient sebesar 0,308 yang menunjukkan hubungan yang lemah, responden yang jarak kehamilannya <1 tahun sebagian besar mengalami partus prematur (64,9%) terdapat hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan kejadian partus prematur yaitu sebesar 0,048<α (α=0,05), Ho ditolak, dengan nilai contingency coefficient sebesar 0,204 yang menunjukkan hubungan yang lemah, responden yang paritasnya >3 anak sebagian besar mengalami partus prematur (77,1%) terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian partus prematur yaitu sebesar 0,048<α (α=0,05), Ho ditolak, dengan nilai contingency coefficient sebesar 0,301 yang menunjukkan hubungan yang lemah. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara usia ibu terhadap kejadian partus prematur dan ada hubungan antara jarak kehamilan terhadap kejadian partus prematur, dan ada hubungan antara paritas terhadap kejadian partus prematur . Sebaiknya ibu melakukan perencanaan kehamilan untuk menekan kejadian partus prematur pada ibu bersalin serta komplikasi lainnya, menjadi akseptor KB yang dimana untuk mengatur jarak kehamilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 187 / 11 Sar h
Uncontrolled Keywords: PREGNANCY ; PARTUS PREMATURE
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
IKA PUSPITA SARI, 100911396UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, Dr. dr., M.kesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 08 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 21:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23020
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item