APLIKASI TEORI HEALTH BELIEF MODEL (HBM) PADA PEROKOK AKTIF DIKALANGAN MAHASISWA KAMPUS B UNIVERSITAS AIRLANGGA

DWI PRAWESTI SURYANING SARI, 100710136 (2011) APLIKASI TEORI HEALTH BELIEF MODEL (HBM) PADA PEROKOK AKTIF DIKALANGAN MAHASISWA KAMPUS B UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-saridwipra-20698-fkm203-k.pdf

Download (299kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-saridwipra-17365-fkm203-a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ABSTRAK <br /><br /><b>HBMb> merupakan <b>modelb> kognitif yang berarti khususnya proses kognitif dipengaruhi oleh informasi dari lingkungan. Merokok merupakan perilaku yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi <b>perokokb> <b>aktifb> untuk tetap berperilaku dilihat dari <b>teorib> <b>HBMb>. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan informan yang dijadikan subjek penelitian adalah 8 orang <b>mahasiswab> yang masih <b>aktifb> dan juga <b>perokokb> <b>aktifb>. Data diperoleh dengan menggunakan indepth interview dan uji kredibilitas menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan, rendahnya persepsi ancaman karena persepsi pemilihan pendamping rokok yaitu kopi, dan juga pengganti rokok disaat tidak merokok yaitu permen membuat rendahnya persepsi kerentanan, walaupun informan telah merokok lama dan tetap merokok jika telah terkena penyakit akibat rokok. Informan mengetahui bahaya akibat rokok dan keinginan yang besar untuk merokok, namun mereka mempunyai persepsi bahwa rendahnya keparahan yang dirasakan, hal ini karena informan memilih rokok filter dan hanya menghisap dengan cara biasa. Meskipun informan merasakan kerugian baik secara psikologis maupun non-psikologis akibat merokok. Namun, mereka juga merasakan keuntungan dari merokok secara psikologis. Selain faktor diatas, faktor eksternal yang berasal dari teman juga mempengaruhi keinginan untuk merokok. Kesimpulan dapat dilihat dari <b>teorib> <b>HBMb> yakni likelihood of behavior untuk tetap merokok dipengaruhi oleh rendahya perceived threat dan perceived barriers serta tingginya perceived benefits. Rendahnya pereceived threat juga dipengaruhi oleh karaktristik informan, rendahnya perceived susceptibility dan perceived severity serta tingginya cues to action. Saran dari penelitian ini adalah perlu adanya penelitian lanjutan terkait masalah persepsi yang timbul. <br />

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 203 / 11 Sar a
Uncontrolled Keywords: DENTAL STAIN ; TOBACCO STAIN ; ACTIVE SMOKERS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA407-409.5 Health status indicators. Medical statistics and surveys
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DWI PRAWESTI SURYANING SARI, 100710136UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMuji Sulistyowati, S.KM.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 08 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 21:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23029
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item