HUBUNGAN KONTRIBUSI BEBAN GLIKEMIK MAKANAN DAN TINGKAT AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI SMP FULL DAY SURABAYA

NURUL HANIFAH, 041014021 (2011) HUBUNGAN KONTRIBUSI BEBAN GLIKEMIK MAKANAN DAN TINGKAT AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI SMP FULL DAY SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSRTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-hanifahnur-20707-fkm200-k.pdf

Download (370kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-hanifahnur-17370-fkm200-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gizi lebih terjadi karena adanya pola makan yang berlebihan dan kurangnya beraktifitas fisik sehingga terjadi ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar. Beban glikemik pangan memegang peranan penting dalam kejadian gizi lebih karena dapat menaikan gula darah dengan cepat. Beban glikemik ini dapat memberi dampak terhadap rasa kenyang dan lapar. Gizi lebih pada remaja dapat memicu terjadinya penyakit degenerate seperti diabetes mellitus, hipertensi dan kanker di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi beban glikemik dan tingkat aktifitas fisik terhadap kejadian gizi lebih pada remaja di SMP full day. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan case control. Besar sampel yang digunakan pada kelompok kasus dan kelompok kontrol masing-masing 35 orang dan dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis Chi Square dilakukan untuk menentukan besar resiko dengan perhitungan OR dan menentukan adanya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat, dengan p < 0,05 maka dianggap hubungan yang terjadi signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian gizi lebih di SMP full day school Surabaya adalah tingkat energi (p= 0,004, OR= 5,06, 95%CI= 1,79tingkat konsumsi protein (p= 0,020, OR= 5,57, 95%CI= 1,41beban glikemik (p= 0,007, OR= 4,5, 95%CI= 1,59dan aktifitas fisik (p= 0,042, OR= 3,37, 95%CI= 1,164Disimpulkan bahwa dari hasil analisis Chi Square, faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi lebih di SMP full day school Surabaya adalah besarnya beban glikemik dan tingkat aktifitas fisik. Pencegahan kejadian gizi lebih, remaja sebaiknya menjaga pola makan dengan memperhatikan beban glikemik dan mengubah kebiasaan hidup santai dengan melakukan kegiatan olahraga secara rutin selama 60 menit setiap hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 200 / 11 Han h
Uncontrolled Keywords: OBISITY AND FOOD COSUMPTION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURUL HANIFAH, 041014021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTriska Susila Nindya, S.KM, M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 09 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 21:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23032
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item