HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN UPAYA MENGHINDARI FAKTOR PENCETUS ISPA PADA BALITA (Studi di Puskesmas Jati Kota Probolinggo tahun 2011)

KARINTA DIAN SARASWATI, 1007102 39 (2011) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN UPAYA MENGHINDARI FAKTOR PENCETUS ISPA PADA BALITA (Studi di Puskesmas Jati Kota Probolinggo tahun 2011). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-saraswatik-20719-fkm204-k.pdf

Download (369kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-saraswatik-17382-fkm204-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab kematian balita di negara maju maupun di negara berkembang. Untuk mengurangi kemungkinan yang dapat meningkatkan potensi anak terkena ISPA diperlukan upaya pencegahan. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit ISPA, mengatur pola makan balita, menciptakan lingkungan yang nyaman serta menghindari faktor pencetus. Orang tua (ayah dan ibu) merupakan sasaran utama dalam pencegahan suatu penyakit. Peran orang tua dalam menjaga kesehatan keluarga akan mempengaruhi angka kesehatan anggota keluarga terutama anggota keluarga yang masih balita. Pengetahuan dan sikap mengenai kesehatan akan berpengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka panjang dari pendidikan kesehatan. Penelitian ini termasuk penelitian analitik. Desain penelitian ini adalah penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Responden penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita yang berobat di Puskesmas Jati pada bulan April 2011 dan bertempat tinggal di Kota Probolinggo. Responden dipilih dengan simple random sampling. Data tentang pengetahuan dan sikap ibu terhadap upaya menghindari factor pencetus ISPA diperoleh melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan upaya menghindari faktor pencetus ISPA (p=0,042). Ada hubungan sikap dengan upaya menghindari faktor pencetus ISPA. Hal ini dibuktikan dengan p = 0,000 <α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi yang dapat disampaikan adalah perlu adanya peningkatan frekuensi program penyuluhan kepada masyarakat mengenai faktor-faktor pencetus ISPA sehingga diharapkan terjadinya perubahan sikap dan tindakan yang mendukung upaya menghindari faktor pencetus ISPA. Frekuensi program penyuluhan ini sebaiknya juga memperhatikan materi penyuluhan, media yang digunakan, dan disesuaikan dengan sasaran penyuluhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 204 / 11 Sar h
Uncontrolled Keywords: RESPIRATORY INFECTIONS IN CHILDREN
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
KARINTA DIAN SARASWATI, 1007102 39UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArief Hargono, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 09 Nov 2011 12:00
Last Modified: 27 Oct 2016 17:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23044
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item