HUBUNGAN METODE SUCTION PADA PASIEN TERPASANG VENTILATOR TERKAIT KEJADIAN INFEKSI NOSOKOMIAL VENTILATOR-ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) TAHUN 2007 SAMPAI TAHUN 2010 (Studi di Rumah Sakit �X� Surabaya)

NUR IMAMA PRANITA ROSYIDA, 100710100 (2011) HUBUNGAN METODE SUCTION PADA PASIEN TERPASANG VENTILATOR TERKAIT KEJADIAN INFEKSI NOSOKOMIAL VENTILATOR-ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) TAHUN 2007 SAMPAI TAHUN 2010 (Studi di Rumah Sakit �X� Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rosyidanur-20749-fkm171-k.pdf

Download (294kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rosyidanur-17397-fkm217-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (952kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi nosokomial Ventilator Associated Pneumonia (VAP) pada pasien terpasang ventilator berkontribusi pada tingkat kematian yang tinggi, yaitu sekitar > 50%. Pada tahun 2010, di Rumah Sakit “X” Surabaya, angka kejadian infeksi nosokomial VAP melebihi standart yang telah ditetapkan yaitu sebesar 27,69%. Oleh karena itu, dibutuhkan pencegahan dan pengendalian agar tidak terjadi infeksi, salah satunya adalah dengan merekomendasikan metode suction secara tertutup. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan metode suction pada pasien terpasang ventilator terkait kejadian infeksi nosokomial Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Penelitian analitik dengan menggunakan rancangan case control. Subyek kelompok kasus sebanyak 35 pasien yang terdiagnosa VAP dan kelompok kontrol sebanyak 35 pasien yang tidak terdiagnosa VAP. Pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan total kasus, sedangkan pada kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data sekunder pada rekam medik di Rumah Sakit “X” Surabaya. Hasil uji statistik dengan menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara umur (p=0,230), metode suction (p=0,149), riwayat penyakit paru (p=0,469), riwayat penyakit diabetes mellitus (p=0,107) dan merokok (p=1,000) terkait kejadian infeksi nosokomial VAP. Sedangkan, lama pemakaian ventilator (p=0,000) berhubungan terkait kejadian infeksi nosokomial VAP. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara metode suction, umur, riwayat penyakit paru, diabetes mellitus dan merokok terkait kejadian infeksi nosokomial VAP. Sedangkan, ada hubungan antara lama pakai ventilator terkait infeksi nosokomial VAP. Hal tersebut, menunjukkan bahwa perlu meninjau kambali kebijakan tentang lama pemakaian ventilator dan pelatihan secara terus-menerus bagi tenga medis maupun nonmedis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 217 / 11 Ros h
Uncontrolled Keywords: NOSOCOMIAL INFECTION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NUR IMAMA PRANITA ROSYIDA, 100710100UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Yovita Hendrati, S.KM.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 10 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 22:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23058
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item