HUBUNGAN FREKUENSI MENONTON IKLAN FAST FOOD PADA MEDIA TELEVISI TERHADAP TINGKAT KONSUMSI DAN STATUS GIZI ANAK SD ISLAM AL AZHAR KELAPA GADING SURABAYA

FELISMAWANTI IKEDYNI, 100710251 (2011) HUBUNGAN FREKUENSI MENONTON IKLAN FAST FOOD PADA MEDIA TELEVISI TERHADAP TINGKAT KONSUMSI DAN STATUS GIZI ANAK SD ISLAM AL AZHAR KELAPA GADING SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ikedynifel-20763-fkm229-k.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ikedynifel-17411-fkm229-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Saat ini iklan fast food pada media televisi semakin sering ditayangkan. Semakin seringnya menonton iklan fast food pada televisi membuat masyarakat tertarik dan ingin mencoba mengkonsumsi makanan tersebut. Terutama anak-anak yang pada dasarnya merupakan target yang paling mudah untuk dipengaruhi oleh iklan. Fast food merupakan makanan yang mengandung energi dan lemak yang tinggi, sehingga sebagian besar anak yang menkonsumsi fast food secara berlebih akan berdampak pada obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi menonton iklan fast food pada media televisi terhadap tingkat konsumsi dan status gizi anak sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah 73 siswa dan dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah karakteristik responden, frekuensi menonton iklan fast food pada media televisi, pengetahuan gizi anak, pola konsumsi fast food, pola konsumsi harian, tingkat konsumsi dan status gizi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik K.Spearman dengan α=0,05 Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara frekuensi menonton iklan fast food pada media televisi terhadap tingkat konsumsi energi harian (p=0,453), tingkat konsumsi lemak harian (p=0,491), tingkat konsumsi protein harian (p=0,202), tingkat konsumsi karbohidrat fast food (p=0,305), tingkat konsumsi lemak fast food (p=0,191), dan status gizi (p=0,331). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara semua variabel yang dianalisis. Disarankan kepada orangtua agar mampu menciptakan kedekatan dengan anak, karena orangtua dan keluarga sangat mempengaruhi anak dalam melakukan tindakan yang mereka lakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 229 11 Lke h
Uncontrolled Keywords: ADVERTISING - TELEVISION PROGRAM CHILDREN ; NUTRITION
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5801-6182 Advertising
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
FELISMAWANTI IKEDYNI, 100710251UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani, Dr. S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 11 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 22:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23059
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item