HUBUNGAN OLAHRAGA DENGAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA USIA 15-17 TAHUN

KUNTHI ADIATI, 100 710236 (2011) HUBUNGAN OLAHRAGA DENGAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA USIA 15-17 TAHUN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-adiatikunt-20778-fkm232-k.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-adiatikunt-17426-fkm232-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dismenore primer didefinisikan sebagai rasa nyeri pada perut bagian bawah tanpa adanya keluhan patologi seperti endometriosis. Hampir 50% dari wanita muda atau yang baru mendapatkan menstruasi mengalami keluhan dismenore primer. Dismenore primer akan mencapai maksimalnya pada usia 15-25 tahun. Hal ini sangat mengganggu aktifitas perempuan, bahkan seringkali mengharuskan penderita beristirahat dan meninggalkan pekerjaannya selama berjam-jam akibat dismenore. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara aktivitas olahraga dengan dismenore primer pada siswi SMA Negeri 6 Surabaya. Variabel eksternal seperti umur, umur menarkhe, lama menstruasi, riwayat keluarga, merokok, minuman keras dan status gizi juga dianalisis untuk mengidentifikasi adanya kemungkinan hubungan dengan dismenore primer. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan crosssectional. Jumlah sample adalah 78 orang yang didapatkan dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 39 orang yang tidak berolah raga dan mengalami dismenore primer. Dari hasil analisa data terdapat hubungan antara aktivitas olahraga (p = 0,014), lama menstruasi (p = 0,027), riwayat keluarga (p = 0,027). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hanya sebagian kecil responden yang gemar berolahraga (39,7%). Bagi responden yang gemar berolahraga, biasanya mereka melakukan selama 30-60 menit dalam waktu <3 kali per minggu. Untuk itu remaja putri disarankan untuk melakukan aktivitas olahraga selama 30-60 menit dalam 3-5 kali per minggu dan melakukan tahapan olahraga dengan benar (pemanasan, latihan inti, dan pendinginan).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 232 / 11 Adi h
Uncontrolled Keywords: DYSMENORRHEA ; DISEASES - RISK FACTOR
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
KUNTHI ADIATI, 100 710236UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRachmah Indawati, S.KM, M.KMUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 11 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 23:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23074
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item