ANALISIS METODE TRUSSEL UNTUK MENGIDENTIFIKASI ANGKA KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR

HERZIAN IKE ARDIANTI, 100911290 (2011) ANALISIS METODE TRUSSEL UNTUK MENGIDENTIFIKASI ANGKA KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ardiantihe-20823-fkm256-k.pdf

Download (295kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ardiantihe-17468-fkm256-a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka kematian bayi merupakan indikator yang sangat berguna, tidak saja terhadap status kesehatan anak, tetapi juga terhadap status penduduk keseluruhan dan kondisi ekonomi dimana penduduk tersebut tinggal. Angka kematian bayi digunakan untuk mengambil sebuah kebijakan dalam perencanaan program kesehatan anak khususnya kesehatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis angka kematian bayi di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur menurut metode Trussell. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Populasinya adalah seluruh wanita usia subur di Provinsi Jawa Timur, hasil Susenas penduduk tahun 2008-2009 di BPS Provinsi Jawa Timur bulan Juli 2011. Sampel diambil dengan teknik total sampling sehingga diperoleh seluruh populasi sebagai respondennya. Pengumpulan data berupa data sekunder hasil rekapan laporan angka kematian bayi tentang jumlah wanita, anak lahir hidup (ALH), jumlah anak masih hidup (AMH) yang ditemukan Susenas tahun 2008-2009. Analisa data dengan Metode Trussel untuk mengetahui Angka Kematian Bayi Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan metode Trussell adalah salah satu metode yang baik untuk menghitung angka kematian bayi secara tidak langsung, karena angka yang dihasilkan tidak terlalu ekstrim, dan memperhatikan asumsi bahwa suatu daerah pasti mengalami perubahan fertilitas dan mortalitas. Metode ini juga merupakan metode yang sederhana dalam pengoperasiannya. Hasil perhitungan dengan metode Trussel angka kematian bayi di Jawa Timur tahun 2008 sebesar 26 dan tahun 2009 sebesar 31 per 1000 kelahiran hidup. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi Dinas Kesehatan, BPS, Bappeda dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan menentukan AKB selain dari perhitungan-perhitungan yang lain. Kemudian bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode yang lain, sehingga dapat membandingkan metode yang lain dengan angka kematian bayi di Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 256 11 Ard a
Uncontrolled Keywords: LIFE EXPECTANCY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HERZIAN IKE ARDIANTI, 100911290UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRachmah Indawati, S.KM, M.KMUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 14 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 17:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23088
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item