ANALISIS FAKTOR MANAJEMEN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT DIARE DAN PERAWATAN BAYI TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA PENGUNJUNG BP UMUM DI PUSKESMAS BALONGSARI KOTA SURABAYA

DWI AGIL SETIADI, 100911399 (2011) ANALISIS FAKTOR MANAJEMEN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT DIARE DAN PERAWATAN BAYI TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA PENGUNJUNG BP UMUM DI PUSKESMAS BALONGSARI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-setiadidwi-20839-fkm246-t.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-setiadidwi-17483-fkm246-a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peningkatan insiden diare di Puskesmas Balongsari Kota Surabaya sebesar 9 per 100 penduduk pada tahun 2007 – 2009. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis faktor manajemen dan perawatan bayi terhadap kejadian diare pada di Puskesmas Balongsari kota Surabaya. Metode penelitian ini adalah observasional dengan rancang bangun cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 pemegang program P2 diare dan 42 ibu bayi yang berkunjung selama bulan Juli minggu ke 3 dan 4 tahun 2011. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang variabel yang diteliti. Karakteristik ibu bayi yaitu Pendidikan ibu bayi berpendidikan SLTA kebawah (88,1%). Bayi diare memiliki ibu yang berpendidikan rendah yaitu SD (4,7%) dan SLTP ( 9,5%). Pengetahuan ibu bayi tentang diare baik yaitu 100 % untuk penyebab diare, sedangkan untuk akibat yang ditimbulkan apabila bayi terkena diare yaitu kematian cukup baik (62%). Ibu bayi yang memiliki pengetahuan baik tentang diare (61,6%) memiliki kecenderungan tidak terkena diare (85,7%). Perawatan bayi sebagian besar tidak diberi ASI Eksklusif (93%) sedangkan bayi yang berumur < 6 bulan yang diberi ASI Eksklusif hanya 4,8%. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu bayi yang baik akan memiliki kecenderungan bayi tidak terkena diare. Bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif ada kecenderungan tidak terkena diare. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program P2 diare di Puskesmas Balongsari cukup baik. Saran yang dapat disampaikan adalah pemegang program P2 diare sebaiknya melakukan koordinasi dengan bagian promosi kesehatan untuk mempromosikan pemberian ASI Eksklusif dan pemegang program P2 diare mendapatkan penyegaran pelatihan P2M bayi diare.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 246 11 Set a
Uncontrolled Keywords: BREAST FEEDING AND DIARRHEA IN CHILDREN
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DWI AGIL SETIADI, 100911399UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf. Dr. S. Supriyanto, dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 15 Nov 2011 12:00
Last Modified: 26 Oct 2016 18:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23097
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item